IORT, Cara Baru RS Loh Guan Lye Obati Kanker | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

IORT, Cara Baru RS Loh Guan Lye Obati Kanker

IORT, Cara Baru RS Loh Guan Lye Obati Kanker
Foto IORT, Cara Baru RS Loh Guan Lye Obati Kanker

SEBAGAI rumah sakit (RS) terdepan yang mempromosikan pentingnya kesadaran penanganan kanker, Loh Guan Lye Specialists Centre terus berusaha melengkapi peralatan untuk menangani pasien penyakit tersebut. Salah satu upaya dari rumah sakit swasta yang beralamat di Jalan Macalister, Nomor 238, Penang, Malaysia, itu adalah meresmikan penggunaan alat baru untuk mengobati pasien kanker.

Peluncuran dan peresmian alat bernama Zeiss Intrabeam System (Intraoperative Radiation Therapy atau IORT) itu dilakukan Anggota Majelis Legislatif Daerah Bagian Pulau Tikus, YB Yap Soo Huey, Kamis (17/8) pagi waktu setempat. Acara yang berlangsung di Aula Lantai 10 rumah itu turut dihadiri CEO Loh Guan Lye Specialists Centre, Dr Mary CH Quah, Managing Director of Carl Zeiss Group System South East Asia, Mr Ven Raman, dokter dan paramedis rumah sakit itu, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Alat terbaru pengobatan kanker buatan Jerman tersebut merupakan yang pertama di Penang dan ketiga di Malaysia setelah RS Selangor dan RS Sunway Kuala Lumpur. “Dengan sistem Intrabeam Zeiss yang baru, pusat kanker kami akan dilengkapi dengan teknologi terbaru lain seperti MRI 3T, PET-CT, dan radioterapi untuk deteksi dini, stadium, dan pengelolaan kanker yang efektif,” ujar CEO Loh Guan Lye Specialists Centre, Dr Mary CH Quah.

Menurut Dr Mary, IORT memungkinkan penanganan kanker yang ditargetkan sesuai dengan risiko dan interdisiplin. Dengan menggunakan radiasi intraoperatif sinar X-ray yang rendah dapat diberikan dengan dosis tinggi, tepatnya ke dalam kanker atau langsung ke bagian sekitar kanker. “Untuk tahap awal, alat ini lebih kita fokuskan untuk penanganan pasien kanker payudara stadium satu dan dua. Ke depan mungkin juga digunakan untuk pasien kanker jenis lain,” ungkap Dr Mary CH Quah.

Setidaknya, sebut Mary, ada lima keuntungan menggunakan IORT yaitu menghemat waktu, akurasi, efektivitas, mengurangi efek samping, dan memberi kenyamanan bagi pasien. “IORT akan menjadi teknologi masa depan untuk pengobatan kanker. Dengan alat ini, pasien akan menjalani pengobatan dengan dosis rendah dengan efek samping yang lebih rendah pula,” jelasnya.

Menghemat waktu, menurut Mary, karena radioterapi ini diarahkan ke bagian sekitar tumor setelah tumor diangkat saat operasi. Dengan kata lain, radioterapi ini tak harus ditunda setelah operasi seperti radioterapi konvensional. Soal akurasi, sebutnya, Intraoperative Radiation Therapy (IORT) diarahkan langsung ke bagian tumor selama operasi. “Hal ini bertujuan untuk mengurangi efek radiasi ke jaringan payudara sehat dan sekitarnya,” ujar Mary didampingi Dr Teoh Mei Shi, Spesialis Payudara, Endokrin, dan Bedah Umum di Loh Guan Lye Specialists Centre.

Terkait efektivitas, Dr Mary menjelaskan, alat tersebut memiliki konsentrasi dosis radiasi lebih tinggi yang dapat diterapkan pada bagian sekitar tumor yang biasanya lebih dari 90 persen akan muncul lagi. “IORT juga mengurangi efek samping seperti bintil-bintil merah, iritasi, dan fibriosis pada kulit dibanding menggunakan radioterapi konvensional,” jelas Mary seperti disampaikan kembali oleh Business Development Executive Loh Guan Lye Specialists Centre, Ratna Chua kepada Serambi, seusai peluncuran alat tersebut.

Menyangkut kenyamanan untuk pasien, Dr Mary mengatakan, jika menggunakan radioterapi konvensional seperti selama ini, pasien kanker harus menjalani perawatan selama 20-25 sesi dalam waktu 4-6 minggu. Tapi, dengan IORT pasien hanya cukup sekali menjalani radioterapi dan efek sampingnya juga lebih kecil.

Dengan begitu, pasien biasa menghemat biaya dan waktu. “Untuk satu paket pengobatan memakai IORT, pasien kita perkirakan harus mengeluarkan biaya sekitar RM 16.000. Angka ini jauh lebih murah dibanding dengan total biaya–seperti untuk transportasi, hotel, akomoasi, dan berbagai biaya lain–menggunakan radioterapi konvensional. Sebab, radioterapi konvensional pengobatannya harus berulang-ulang sampai 20 atau 25 kali dan waktunya hampir sebulan,” ungkap Dr Mary.

Kendati sudah ada IORT, tambah Dr Mary, pihaknya tetap melayani pasien kanker yang ingin pengobatannya dilakukan dengan radioterapi konvensional seperti selama ini. “Alat baru ini hanya pilihan yang kami tawarkan untuk memberi kemudahan kepada pasien dari segi waktu, biaya, dan lain-lain,” katanya.

Pengadaan alat tersebut, menurut Mary, dilakukan pihaknya sebagai upaya melengkapi alat-alat medis di Loh Guan Lye Specialists Centre dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada pasien. Untuk mengoperasikan IORT, sebut Mary, pihaknya sudah menyiapkan dokter dan paramedis ahli di bidang tersebut. “Kepada pasien yang ingin mencoba pengobatan dengan alat baru ini, dengan senang hati kami tunggu di Loh Guan Lye Specialists Centre Penang,” pungkas Dr Mary Quah.

Sementara itu, Anggota Majelis Legislatif Daerah Bagian Pulau Tikus, YB Yap Soo Huey, memberikan apresiasi kepada Loh Guan Lye Specialists Centre yang sudah menggunakan alat baru untuk pengobatan kanker. “Mudah-mudahan alat ini akan membantu meningkatkan pelayanan kepada pasien kanker,” harap Yap Soo Huey. Turut memberikan sambutan Managing Director of Carl Zeiss Group System South East Asia, Mr Ven Raman. (jamaluddin) (uri/gie/iyadie/OR)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id