Target Penerimaan Pajak Aceh Rp 6 T | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Target Penerimaan Pajak Aceh Rp 6 T

  • Reporter:
  • Rabu, Maret 23, 2016
Foto Target Penerimaan Pajak Aceh Rp 6 T

BANDA ACEH – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kakanwil DJP) Aceh, Ain Nursalim Saleh mengatakan target penerimaan pajak Aceh 2016 senilai Rp 6 triliun. Sedangkan pada 2015, dari target penerimaan pajak Aceh Rp 5 triliun yang tercapai sekitar Rp 4 triliun (80 persen).

Ain Nursalim menyampaikan hal ini ketika menjawab wartawan seusai acara pekan panutan penyampaian SPT tahunan PPh wajib pajak orang pribadi melalui e-filling 2016 di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Selasa (22/3). Turut hadir dan mengisi SPT tahunan PPh melalui e-filing ini adalah para pejabat Aceh, yaitu Gubernur, Ketua DPRA, Kapolda, Pangdam IM, Kajati, Kepala SKPA, Wali Kota Banda Aceh, dan pejabat lainnya.

“Kegiatan ini untuk memberi contoh kepada masyarakat bahwa pelaporan SPT tahunan PPh wajib bagi setiap wajib pajak. Adapun kenaikan target penerimaan pajak menjadi Rp 6 triliun pada tahun ini karena jumlah wajib pajak yang terdaftar di Aceh mencapai 600 ribu orang,” kata Ain Nursalim.

Ain Nursalim menyebutkan dari jumlah itu, 230 ribu orang di antaranya sudah mengisi SPT tahunan PPh wajib pajak orang pribadi melalui e-filling dan yang sudah membayar sekitar 40 ribu orang. Sedangkan untuk pembayaran pajak perseorangan pejabat eksekutif dan legislatif, kata Ain dilakukan oleh bendahara kantor masing-masing.

Adapun untuk pengusaha di Aceh, kata Ain, masih banyak di antara mereka tak tahu mengisi formulir pajak. Karena itu, menurutnya melalui program ini, mereka bisa dengan mudah melaporkan setoran pajak ke kantor penerimaan pajak, baik pajak perseorangan, maupun pajak badan, dan perusahaan.

Sementara itu, Gubernur Aceh pada kesempatan tersebut mengatakan pajak wajib dibayar untuk negara karena biaya pembangunan butuh anggaran dan salah satu sumber pembiayaannya adalah dari pajak perseorangan, badan/perusahaan, dan lainnya.

Ditanya apakah kasus kasus penilepan pajak masih terjadi di Aceh setelah adanya vonis pidana oleh majelis hakim terhadap seorang di sebuah perusahaan di Meulaboh yang nilainya mencapai Rp 1 miliar lebih?

Kakanwil DJP Aceh, Ain Nursalim mengakui kasus lain masih tetap ada, tapi sudah tidak banyak lagi. Menurut dia, hingga kini pihaknya masih memberi kesempatan kepada wajib pajak untuk melunasi tunggakan dan jika sampai batas waktu yang telah ditentukan, tak menyetor juga, maka kasusnya akan dilimpahkan ke penyidik polisi atau jaksa untuk seterusnya diselesaikan di pengadilan. (her) (uri/hon//JK)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id