Semaraknya Perayaan HUT RI di Thailand Selatan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Semaraknya Perayaan HUT RI di Thailand Selatan

Semaraknya Perayaan HUT RI di Thailand Selatan
Foto Semaraknya Perayaan HUT RI di Thailand Selatan

Oleh ARIEF SAPUTRA, Mahasiswa Universitas Almuslim, peserta PPL-KKM di Thailand, melaporkan dari Bangkok, Thailand

ALHAMDULILLAH, tidak terasa sudah hampir tiga bulan saya bersama 71 teman lainya yang berasal dari sebelas perguruan tinggi di Indonesia mengabdi di Thailand. Selaku mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, saya merupakan salah seorang peserta dalam program Program Praktik Lapangan-Kuliah Kerja Mahasiswa (PPL-KKM) di Thailand Selatan. Program KKM Internasional ini terselenggara atas kerja sama Pemerintah Indonesia dengan Badan Alumni Internasional Thailand Selatan.

Universitas Almuslim Bireuen merupakan salah satu universitas dari 12 universitas yang mendapat kepercayaan untuk mengirimkan mahasiswanya mengikuti program ini. Umuslim bahkan telah mengirim dua angkatan untuk ikut program ini ke Negeri Gajah Putih, setelah angkatan pertama sebanyak tujuh orang dianggap sukses dalam pengabdiannya.

Sekarang, angkatan kedua, kami dari Umuslim berjumlah lima orang dan pengabdian lintas negara ini sudah berlangsung tiga bulan.

Selama tiga bulan berada di Thailand, tentu banyak pengalaman baru yang saya dapatkan. Tapi untuk kali ini, agar kontekstual dengan suasana bulan kemerdekaan Indonesia, maka saya hanya akan menceritakan pengalaman baru yang tak dapat saya lupakan karena mungkin ini hanya sekali terjadi seumur hidup, yakni mengikuti upacara bendera dalam rangka memperingati tanggal kemerdekaan RI di luar negeri. Saya berharap ini tidak menjadi yang terakhir. Semoga di tahun-tahun selanjutnya saya bisa menoreh prestasi baru dan dikirim lagi ke negara lain.

Perayaan HUT Ke-72 Kemerdekaan RI tahun ini di Thailand Selatan benar-benar merupakan sebuah kado istimewa bagi saya. Betapa tidak, pada momen bersejarah ini, saya terpilih menjadi salah satu dari tiga pengibar bendera untuk perayaan hari besar yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia itu.

Proses terpilihnya saya, diawali ketika pertama kali saya mendengar informasi yang disampaikan Konsulat RI Songkhla tentang seleksi untuk memilih perangkat kegiatan perayaan HUT Ke-72 RI, seperti pasukan pengibar bendera, pemimpin upacara, paduan suara, dan lainnya.

Mendengar berita tersebut saya sangat bersemangat karena, menurut saya, kalau bisa ikut dalam program ini, maka akan dapat mengharumkan nama Aceh dan universitas. Hal ini sudah menjadi impian saya sejak lama. Alhamdulillah, berkat pengalaman sebagai mantan anggota pasukan pengibar bendera (paskibra) tingkat Kecamatan Peusangan Selatan di Kabupaten Bireuen, akhirnya saya bisa menyisihkan ratusan peserta lain untuk bisa terpilih dalam tim pengerek bendera.

Dari proses pemilihan perangkat upacara tersebut kami dari Universitas Almuslim berhasil lolos seleksi empat orang. Yakni, saya (Arief Rahman) sebagai anggota tim pengerek bendera, Sarah Savana sebagai master of ceremony (MC), Al Furqan Ismail dan Hajriani Apriliani, keduanya sebagai tim paduan suara.

Untuk menyemarakkan perayaan tersebut kami berlatih sejak awal Juli di Kantor Konsulat RI di Songkhla. Awalnya, saya sempat kesulitan memulai latihan karena terganjal izin dari pihak sekolah tempat saya mengabdi. Tapi berkat surat resmi dari Konsulat RI bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan penting, akhirnya pihak sekolah baru memberikan izin, namun tetap dibatasi hanya diizinkan pada hari Sabtu dan Minggu saja. Sedangkan hari Senin sampai Jumat kegiatan utama saya tetap melakukan tugas pengabdian untuk mengajar dari pagi sampai sore, karena di Thailand Selatan khususnya sekolah yang beragama Islam, menerapkan sistem pendidikan sistem full day school.

Dalam menyemarakkan perayaan HUT Ke-72 Kemerdekaan RI itu, konsulat juga mengadakan lomba permainan rakyat untuk seluruh mahasiswa dan masyarakat Indonesia yang berada di Thailand. Permainan tersebut, di antaranya, lomba tarik tambang,lari karung, dan makan kerupuk. Jenis lombanya memang sama dengan yang biasa diadakan di Indonesia ketika menyambut acara ‘17-an.

Saat ini mahasiswa Indonesia yang sedang berada di Thailand Selatan sekitar 400 orang. Semuanya mahasiswa strata 1 (S1) yang sedang mengikuti PPL KKM. Sedangkan mahasiswa yang sedang melanjutkan S2 atau S3 di berbagai universitas juga ramai. Mereka kuliah di Prince of Songkla University, Walailak University, Thaksin University, dan Fatoni University.

Saat upacara HUT Kemerdekaan RI diperingati pada tanggal 17 Agustus kemarin, semua mahasiswa Indonesia diwajibkan hadir ke konsulat untuk mengikuti upacara peringatan tahun ke-72 kemerdekaan RI. Hadir juga seluruh staf konsulat, pejabat Thailand yang diundang, para dosen dari berbagai universitas di Thailand Selatan.

Yang menjadi inspektur dalam upacara bendera ini adalah Triyogo Jadmiko, Konsulat RI di Thailand. Menurutnya, tujuan perayaan ini dilakukan di luar negeri, di samping untuk memperingati HUT Ke-72 Kemerdekaan RI, juga untuk memperkuat silaturahmi antarmasyarakat dan mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Thailand.

Upacaranya di mulai pukul 09.00 hingga pukul 10.30 waktu setempat. Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar dan khidmat, tanpa ada kendala dan masalah.

Ketika upacara selesai,rasa senang, bangga, dan haru bercampur jadi satu, karena sebagai anak kampung saya berhasil mengibarkan bendera pusaka di luar negeri.

Dengan rasa syukur yang sangat dalam, saya merasa apa yang saya jalankan semuanya berkat usaha dan doa. Semuanya telah menjadi nyata, bukan lagi mimpi belaka.

Akhirnya, hanya rasa syukur yang bisa saya panjatkan kepada Sang Pencipta karena telah memudahkan semua urusan saya, walaupun saya anak kampung, tetapi saya tidaklah kampungan.

Hari ini saya benar-benar tersadar bahwa ilmu yang kita pelajari dan dapatkan sekarang pastilah akan bermanfaat pada suatu hari kelak. Ilmu memang tiada batasnya.

Saya masih ingat betul pengalaman tiga tahun lalu ketika saya masih duduk di bangku SMA dan menjadi anggota paskibra tingkat kecamatan. Hari ini ketika saya sedang di bangku kuliah, saya kembali menjadi anggota paskibra tapi di level internasional, yakni saat saya PPL KKM di Thailand Selatan. Kenyataan ini semoga menjadi inspirasi bagi semua kita agar tetap terus bersungguh-sungguh menuntut ilmu di mana pun kita berada. Amin. (uri/leny/andraini/GC)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id