Bendahara Satpol PP/WH Langsa Menyerah | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Bendahara Satpol PP/WH Langsa Menyerah

Bendahara Satpol PP/WH Langsa Menyerah
Foto Bendahara Satpol PP/WH Langsa Menyerah

* Diduga Larikan Uang Rp 370 Juta

LANGSA – Setelah sempat menghilang selama sebulan dengan membawa kabur uang kas Satpol PP dan WH sekitar Rp 370 juta, akhirnya oknum bendahara Satpol PP dan WH berinisial R ini menyerah.

Plt Kasatpol PP dan WH Langsa, Maimun Sapta SE, kepada Serambi, Sabtu (19/8) mengatakan bendahara Satpol PP dan WH yang diduga membawa kabur uang penunjang (UP) instansi tersebut, sudah melapor kepada dirinya termasuk kepada pihak Inspektorat Langsa pada Kamis (17/8) lalu.

Kini ia sedang diperiksa pihak Inspektorat. Terkait keberadaan uang operasional atau Uang Penunjang (UP) Satpol PP dan WH Langsa yang diduga dibawa kabur itu, Maimun enggan membeberkan hasil pemeriksaan tersebut kepada Serambi.

Sebelumnya, keberadaan oknum R sempat tidak diketahui, karena sejak 14 Juli 2017, ia tak lagi masuk kantor dan keluarganya pun tak tahu kemana ia pergi. Bersamaan dengan menghilangnya R, uang UP Satpol PP dan WH sekitar Rp 370 juta yang diketahui dicairkan oknum R juga menghilang.

“Uang sekitar Rp 370 juta itu dicairkan oleh R dari bank, dan seharusnya dimasukkan ke kas kantor. Tapi kemudian oknum R menghilang dan uang itu tidak disetor ke kantor,” kata Plt Kasatpol PP/WH Langsa ini.

Dalam Pemberitaan sebelumnya, Plt Kasatpol PP/WH Langsa, Maimun Sapta mengatakan pihaknya masih memberi kesempatan kepada R untuk mengembalikan uang itu, sebelum dilaporkan ke polisi. Laporan ke polisi ini belum dilakukan karena menunggu hasil pemeriksaan Inspektorat terkait dana yang hilang itu.

Ternyata, R memutuskan untuk kembali ke Langsa dan melapor ke atasannya. Namun, Serambi belum mendapat informasi apakah uang Rp 370 juta itu sudah dikembalikan atau belum. Karena pihak Satpol PP/WH Langsa sendiri terkesan menutupi informasi ini, dan hanya mengatakan bahwa R telah diberikan peringatan sebagai bentuk sanksi administrasi.

“Mulai Kamis (17/8), R sudah masuk kantor. Untuk pelanggaran kehadiran, oknum R kami diberikan surat peringatan (SP) sebanyak 3 kali,” jelasnya, tanpa mengungkapkan secara detail tentang uang negara yang sebelumnya dilaporkan hilang tersebut.(zb) (uri/inaldy/eryance/RG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id