Anggota DPRA Minta Kasus Tapal Batas Diselesaikan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Anggota DPRA Minta Kasus Tapal Batas Diselesaikan

Anggota DPRA Minta Kasus Tapal Batas Diselesaikan
Foto Anggota DPRA Minta Kasus Tapal Batas Diselesaikan

LHOKSUKON – Anggota DPR Aceh, Azhari Cage meminta Pemkab Aceh Utara untuk segera menyelesaikan persoalan tapal batas yang sudah banyak terjadi selama ini selama di tingkat desa di kabupaten tersebut, sehingga tidak berujung bentrok fisik. Karena jika terjadi adu fisik bisa menimbulkan persoalan baru.

“Kemarin ada warga dari Kecamatan Nisam yang mengadukan persoalan batas yang sudah lama terjadi, tapi sampai sekarang belum diselesaikan. Bahkan, karena persoalan tersebut belum selesai, hampir terjadi bentrok warga Desa Alue dengan Desa Panton pada tanggal 16 sampai 17 Agustus. Beruntung, saat itu berhasil dilerai aparat kepolisian, sehingga tak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Azhari Cage kepada Serambi, kemarin.

“Kita berharap agar pihak Muspika bersama Pemkab Aceh Utara segera menyelesaikan persoalan tersebut dengan netral sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga hubungan baik semua desa dapat terjaga,” pintanya.

Politisi Partai Aceh (PA) ini juga berharap kepada Muspika dan Pemkab tidak menganggap sepele terhadap sengketa tapal batas, meskipun terjadi di tingkat desa. “Karena itu bisa berdampak tidak baik dan dapat menumbuhkan bibit-bibit permusuhan sesama warga,” ucapnya.

Sementara itu, Kabag Pemerintahan Aceh Utara, DR A Murtala kepada Serambi, kemarin, menyebutkan, kewenangan penyelesaian sengketa tapal batas di desa berada di tingkat kecamatan. Lalu untuk tingkat kecamatan kewenangannya berada di tingkat kabupaten, dan begitu selanjutnya. “Hal itu berdasarkan Permendagri Nomor 45 Tahun 2016 tentang pedoman penetapan dan penegasan batas desa,” kata Murtala.

Disebutkan dia, kewenangan tingkat kabupaten untuk tingkat desa adalah memberikan batasan dengan patok jika persoalan sengketa tapal batas tersebut sudah selesai, seperti yang dilakukan baru-baru ini di Kecamatan Seunuddon. “Jadi, sudah banyak persoalan tapal batas yang kita selesaikan,” jelasnya.(jaf) (uri/aradhia/ayanti/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id