Terkait Dana Desa Mesjid Laweung, Tersangka DA Bantah Lakukan Penyelewengan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Terkait Dana Desa Mesjid Laweung, Tersangka DA Bantah Lakukan Penyelewengan

Terkait Dana Desa Mesjid Laweung, Tersangka DA Bantah Lakukan Penyelewengan
Foto Terkait Dana Desa Mesjid Laweung, Tersangka DA Bantah Lakukan Penyelewengan

URI.co.id,SIGLI – DA (45) membantah melakukan penyelewengan dana desa 2016. 

Ia ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie terkait dugaan penyelewengan dana desa 2016 di Gampong Mesjid, Kecamatan Muara Tiga, Pidie.

“Saya tidak melakukan korupsi, saya siap menghadirkan saksi,” ujar DA menghubungi Serambi, Sabtu (19/8) terkait pemberitaan sebelumnya berjudul ‘Kejari Pidie Geledah Kantor Dinas PMG, Ini yang Dicari’.

Baca: Kejari Geledah Kantor Dinas PMG Pidie, Ini yang Dicari

DA mengaku tidak melakukan seperti diduga dalam informasi itu.

“Pembangunan dana desa telah dilakukan dan tidak betul ada kerugian negara,” kata DA dengan nada tinggi.

Menurut DA, total dana desa Gampong Mesjid 2016 masa ia masih menjadi keuchik berjumlah Rp 700 juta lebih.

Nah untuk pembangunan fisik sekira Rp 400 juta lebih dan sisanya untuk operasional.

Untuk pembangunan fisik telah dilakukan adalah pembukaan jalan baru di Jalan Lhok Glumpang Lorong Cahaya 160 meter.

Baca: Keuchik di Subulussalam Ini Umumkan Penggunaan Dana Desa di Facebook dan Baliho

Pembangunan jalan rabat beton jurong raya sepanjang 100 meter senilai Rp 50 juta.

Selanjutnya, rehab meunasah 2016 Rp 133 juta sudah selesai. Pembangunan satu rumah duafa Rp 78 juta, dan biaya ongkos berangkat ke Lampung merupakan program keuchik se-Pidie senilai Rp 50 juta.

Sehingga sisanya untuk operasional desa dan gaji aparatur.

“Jadi semua pembangunan telah selesai semua,” demikian DA menghubungi URI.co.id meminta tegas mengklarifikasi dugaan untuk dirinya.

Baca: Seratusan Massa Geruduk DPRK Bener Meriah Tuntut Pengusutan Korupsi Dana Desa

Seperti diberitakan sebelumnya, tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie menggeledah Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (PMG) Pidie di kompleks perkantoran Tijue, Pidie, pukul 11.30 -12.45 WIB, Rabu (16/8/2017).

Penggeledahan itu dilakukan untuk mencari bukti berkas dana desa terkait dugaan korupsi tahun 2016.

Kasus ini telah ditetapkan tersangka inisial DA (45) selaku keuchik masa itu. (uri/anni/addad/BH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id