Aparat Sita Bendera Alam Peudeung dan Bintang Bulan di Sejumlah Daerah | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Aparat Sita Bendera Alam Peudeung dan Bintang Bulan di Sejumlah Daerah

Aparat Sita Bendera Alam Peudeung dan Bintang Bulan di Sejumlah Daerah
Foto Aparat Sita Bendera Alam Peudeung dan Bintang Bulan di Sejumlah Daerah

BANDA ACEH – Aparat keamanan Polri dan TNI menyita sejumlah bendera Alam Pedeung dan Bintang Bulan yang sempat berkibar di sejumlah daerah, Kamis (17/8), bertepatan dengan peringatan HUT Ke-72 Kemerdekaan RI. Tidak ada insiden berarti dalam proses penyitaan maupun penurunan bendera Alam Peudeung dan Bintang Bulan yang dikibarkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Dari Langsa dilaporkan, aparat Polsek Langsa Barat Polres Langsa, Kamis (17/8) mengamankan selembar bendera Alam Peudeung yang sempat berkibar di Jalan Medan-Banda Aceh, persisnya di depan PT Gruti, Dusun Setia, Gampong Bakaran Batee, Kecamatan Langsa Baro.

Kapolres Langsa, AKBP Satya Yudha Prakasa melalui Kapolsek Langsa Barat, Iptu Zainuddin Nasution, kepada Serambi mengatakan, bendera Alam Peudeung itu ditemukan terpasang di tiang Gapura Dusun Ramai Indah, Gampong Alur Dua Bakaran Batee. Keberadaan bendera ini diketahui sekitar 08.30 WIB dan dilaporkan oleh Keuchik Alur Dua Bakaran Batee kepada pihak Polsek Langsa Barat.

Pihak aparat yang mendapat laporan itu, bersama keuchik langsung menuju ke lokasi untuk menurunkan bendera dimaksud dan mengamankannya ke Polsek Langsa Barat.

Sementara di Julok Aceh Timur, Polsek setempat pada, Kamis (17/8) pagi pukul 07.00 WIB, mengamankan lima lembar bendera Bintang Bulan yang dikibarkan di gapura dan sejumlah pohon di Gampong Lhok Seuntang, Kecamatan Julok, Aceh Timur. Kelima bendera Bulan Bintang itu kini telah diamankan di Mapolsek Julok.

Penurunan bendera yang masih berstatus kontroversi ini dilakukan langsung oleh keuchik beserta warga setempat, disaksikan petugas TNI/Polri dari Koramil dan Polsek Julok, serta tokoh masyarakat setempat.

Pengibaran bendera Bintang Bulan juga terjadi di pulau wisata Sabang. Bendera yang belum mendapat pengesahan dari Pemerintah Pusat itu dikibarkan oleh orang tak bertanggung jawab, di puncak tower Telkomsel di kawasan Gampong Kuta Timu, Kecamatan Suka Karya. Namun, bendera itu hanya berkibar beberapa saat, karena sudah diturunkan pada Kamis (17/8) sekitar pukul 06.30 WIB.

Kapolres Sabang, AKBP Slamet Wahyudi SIK MH, kepada Serambi mengatakan, bendera berukuran satu meter itu sudah diamankan di Mapolres untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Menurut Kapolres, selain bendera Bulan Bintang yang dikibarkan oleh orang yang tak bertanggung jawab di atas tower yang berjarak sekitar 300 meter dari lapangan Yos Sudarso, lokasi upacara peringatan HUT RI ke 72 itu, pihaknya juga mendapat laporan bahwa pada Kamis menjelang subuh kemarin juga terdapat selembar bendera Alam Peudeung yang dikibarkan di kawasan wisata Sabang Fair.

Bendera yang dikibarkan di antara deretan bendera Merah Putih di jalan dua jalur kawasan wisata tersebut, sudah diambil oleh warga setempat tanpa pemberitahuan terlebih dahulu ke pihak berwajib. “Bahkan menurut laporan bendera tersebut sudah dibakar,” katanya.

Dari wilayah barat dilaporkan, prajurit TNI dari Kodim 0105 Aceh Barat, Kamis (17/8) menyita dua lembar bendera Alam Peudeung di dua titik di wilayah itu. Berdasarkan keterangan diperoleh Serambi, kedua bendera dimaksud terpasang di pohon Desa Lapang Kecamatan Johan Pahlawan ditemukan sekira pukul 07.30 WIB dan Peunaga Cut Ujong Kecamatan Meureubo sekira pukul 08.30 WIB.

Kedua bendera tersebut kini sudah diamankan di Makoramil Johan Pahlawan dan Meureubo guna berkoordinasi dengan polisi untuk penyelidikan. “Penemuan bendera itu awalnya oleh masyarakat dan melaporkan ke TNI,” kata Dandim Aceh Barat, Letkol Inf Herry Riana Sukma.

Sementara di Nagan Raya, prajurit TNI di Pos Koramil Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya hingga Kamis (17/8) sore masih mengamankan satu lembar bendera Alam Peudeung disertai Bintang Bulan. Bendera ini ditemukan terpasang di kawasan Gampong Lhok, kecamatan setempat, sekitar pukul 05.30 WIB subuh.

Informasi diperoleh Serambi, bendera tersebut awalnya dilihat oleh seorang warga dan kemudian melaporkannya ke Posramil Kuala Pesisir guna selanjutnya diamankan. Dandim 0116 Nagan Raya Letkol Kav Moch Wahyudi kepada wartawan di Suka Makmue mengatakan bendera tersebut kini sudah diamankan pihaknya, sekaligus mencari tahu apa motif pemasangan bendera ini.(zb/c49/az/riz/edi) (uri/gie/iyadie/OR)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id