Hamba Merdeka | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Hamba Merdeka

Hamba Merdeka
Foto Hamba Merdeka

Oleh Jarjani Usman

“Iblis menjawab: `Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus. Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat)” (QS. al-A’raf: 17).

Kita setiap hari diajak untuk menjadi hamba-hamba yang merdeka. Tentunya ajakan ke tempat yang bisa membuat diri tenang lahir dan batin. Itulah kebutuhan jiwa dan raga untuk bertemu dengan PenciptaNya. Namun ajakan orang-orang yang taat secara rutin kerapkali diabaikan dan ditolak keras oleh sebahagian kita.

Azan yang dikumandangkan tak jauh dari tempat kita berada seakan tak begitu penting untuk disahuti, walaupun itu sangat menguntungkan diri sendiri. Wajah yang sempat melemah karena keletihan seketika bisa segar kembali ketika air wudhuk mengenai kulit. Pikiran pun kembali segar tatkala sedang dan setelah berdiri memastikan diri sedang menghadapNya.

Bila ada yang menolaknya, itu pertanda hamba yang belum mampu memerdekakan diri dari penjara setan. Setan telah berjanji kepada Allah untuk menggoda kita manusia dari berbagai arah, kiri-kanan, depan-belakang, dan arah-arah lain. Meskipun demikian, setan mengaku tak akan mampu menggoda hamba-hamba yang taat kepada Allah.

Sejauhmana mampu mengajak diri untuk menyahuti ajakan untuk shalat menjadi suatu ukuran bagi kita untuk mengenal diri siapa: hamba merdeka atau hamba yang masih terjajah. (uri/ilati/sra/MU)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id