SURA: MoU Diperingati, Tapi UUPA Terus Dikebiri | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

SURA: MoU Diperingati, Tapi UUPA Terus Dikebiri

SURA: MoU Diperingati, Tapi UUPA Terus Dikebiri
Foto SURA: MoU Diperingati, Tapi UUPA Terus Dikebiri

URI.co.id, BANDA ACEH – Juru Bicara Dewan Pimpinan Pusat Suara Rakyat Aceh (DPP-SURA), Murdani Abdullah, menyoroti peringatan 12 tahun MoU Helsinki yang dilaksanakan Pemerintah Aceh pada 15 Agustus 2017 kemarin.

Menurutnya, peringatan perjanjian damai tersebut kurang bermakna, sebab di sisi lain UUPA justru terus dikebiri.

“MoU Helsinki diperingati setiap tahun, tapi UUPA malah terus dikebiri. Ini kan naif sekali,” kata Murdani dalam pernyataan tertulisnya kepada URI.co.id, Kamis (17/8/2017).

Dia menilai, peringatan MoU tersebut hanya bersifat seremonial belaka. Padahal seharusnya, peringatan damai lebih kepada evaluasi terhadap poin-poin kesepakatan damai yang belum direalisasikan oleh Pemerintah Pusat.

“Tanpa ada evaluasi, tak ada maknanya peringatan MoU itu. Yang ada hanya menghabiskan anggaran saja. Infomasinya, dana yang dihabiskan mencapai miliaran rupiah,” ungkap Murdani.

Seharusnya, dalam memperingati MoU Helsinki, Pemerintah Aceh memanggil para pihak yang terlibat dalam kesepakatan damai untuk duduk bersama membahas nasib MoU Helsinki dan UUPA. Setelah itu melakukan advokasi bersama.

“Meunyoe seremonial, meu aneuk miet jeut dipeuget. Hana payah peu abeh peng rakyat,” pungkasnya.

“Sangat menyakitkan melihat sikap Jakarta yang terus menerus mempreteli UUPA, sementara orangtua kita disuruh memukul rebana saat acara seremonial hari damai, seolah olah kita tak tahu apa-apa,” tambah Murdani lagi. (uri/anni/addad/BH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id