Longsor Lumpuhkan Jalur Tutut-Geumpang | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Longsor Lumpuhkan Jalur Tutut-Geumpang

Foto Longsor Lumpuhkan Jalur Tutut-Geumpang

* Listrik Terganggu, Rumah Hanyut

MEULABOH – Hujan lebat yang melanda Aceh Barat, Senin (21/3) malam menyebabkan longsor di sejumlah titik pada ruas jalan Tutut (Sungaimas, Aceh Barat)-Geumpang (Pidie). Hingga tadi malam lintasan itu masih lumpuh total.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPDB Aceh Barat, Saiful AB yang ditanyai Serambi tadi malam membenarkan adanya empat titik longsor di jalur Tutut-Geumpang menyebabkan lumpuhnya transportasi di jalur tersebut. Selain longsor, hujan lebat juga menyebabkan sungai meluap sehingga satu rumah warga Kajeung, Kecamatan Sungaimas hanyut.

Informasi dari lapangan, termasuk dari relawan RAPI Aceh Barat di Kecamatan Sungaimas menyebutkan, longsor terjadi sekira pukul 22.00 WIB sebanyak empat titik, yaitu di Desa Lancong satu titik dan pada ruas jalan kabupaten menuju pusat kecamatan sebanyak tiga titik yaitu di Desa Geudong. Tebing jalan longsor ke badan jalan sehingga transportasi ke pusat kecamatan dan jalan provinsi ke Geumpang ikut terganggu.

Sementara rumah warga yang hanyut ke Krueng Simgoh adalah milik janda Asnidar menyebabkan enam anggota keluarganya harus mengungsi. Seluruh isi rumah semi permanen milik Asnidar diseret derasnya arus sungai. Hingga menjelang tengah malam, hujan masih mengguyur. Arus sungai juga menyeret dapur rumah milik M Rung, juga warga Kajeung. Dampak lain yang ditimbulkan adalah tumbangnya tiang listrik di Desa Lung sehingga wilayah Kecamatan Sungaimas gelap total.

Kalak BPBD Aceh Barat, Saiful AB mengatakan, terhadap longsor yang terjadi di jalur Tutut-Geumpang pihaknya masih berkoordinasi untuk memobilisasi alat berat.

Danramil Sungaimas, Kapten Inf Mazwar yang ditanyai terpisah membenarkan longsor melanda sejumlah titik di Sungaimas sehingga arus transportasi terganggu. Relawan RAPI Aceh Barat di Sungaimas, Usman Mahmud (JZ01EVU) menginformasikan, dampak hujan deras bukan saja menyebabkan longsor tetapi juga meningkatnya debit air sungai sehingga menyeret rumah masyarakat dan terganggunya jaringan listrik. “Hujan masih terus mengguyur,” lapor Usman sekitar pukul 22.30 WIB tadi malam.

Hujan deras juga mengguyur Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sejak siang hingga sore kemarin. Sejumlah titik yang tersebar di Kecamatan Kuta Jeumpa. Tangan-tangan, Manggeng, Kuala Batee, dan Blangpidie sempat terendam. “Kami terus memantau lokasi-lokasi rawan banjir dan siaga menghadapi kemungkinan yang tidak diharapkan,” lapor Dansatgaskom RAPI Abdya, M Hasyim (JZ01UHC). Sedangkan Kalak BPBD Abdya, Amiruddin SPd yang menghubungi Serambi sekitar pukul 23.00 WIB tadi malam melaporkan hujan sudah reda dan kondisi sudah mulai normal. “Meski begitu kami menyerukan masyarakat tetap siaga,” kata Amiruddin.(riz/nas) (uri/homas/ebriani/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id