Ayo Magang ke Jepang | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Ayo Magang ke Jepang

Foto Ayo Magang ke Jepang

OLEH RONI SAPUTRA, peserta magang dari Aceh, melaporkan dari Tokyo, Jepang

TANPA terasa sembilan bulan sudah saya tinggal di Negeri Matahari Terbit ini. Banyak hal yang telah saya lalui, baik suka maupun duka. Sebagai perantau, saya tak cuma dituntut untuk bisa bekerja, tapi juga harus bisa menjadi koki untuk diri sendiri, menjadi tukang laundry, sekaligus menjadi manajer untuk mengatur waktu dan keuangan kita. Kebetulan saya sudah pernah lumayan lama tinggal di pesantren. Jadi, semua itu bukanlah hal baru dalam kehidupan saya. Saya sudah sangat familiar dengan kehidupan mandiri seperti ini. Cuma saat ini yang sedikit berbeda hanyalah faktor lingkungannya saja dan cara kita beradaptasi dengan orang asing yang mayoritas tak beragama. Namun, sampai sejauh ini belum ada hal yang sulit untuk saya lalui. Semua masih normal-normal saja.

Meskipun mayoritas orang Jepang tak beragama, tapi rasa sosialnya sangatlah tinggi untuk menghargai sesama insan, terlebih kita sebagai orang asing.

Banyak hal positif yang bisa kita petik dari Negeri Sakura ini, di antaranya soal kebersihan. Di sini, kebersihan sangatlah diutamakan dan benar-benar menjadi sikap hidup warganya. Bayangkan, untuk membuang sampah saja, mereka sangat selektif. Beda jenis sampah, beda kantong plastiknya, dan beda pula hari untuk membuangnya.

Kita tak boleh sembarang memasukkan sampah ke dalam kantong plastik dan membuangnya begitu saja. Di Jepang, semua itu ada aturannya.

Masih banyak hal kecil lainnya yang juga diatur detail di Jepang. Apalagi kalau kita bicarakan masalah teknologi, mungkin Jepanglah kini kiblat teknologi Asia. Seperti saat saya baru tiba di Jepang saya sempat bingung menggunakan mesin penjual otomatis, toilet, dan lain sebagainya. Tapi, pelan-pelan saya sudah mulai terbiasa dengan kehidupan modern dan canggih seperti ini.

Mungkin kenangan pernah tinggal di negeri yang serbaada ini tidak akan pernah saya lupakan dalam hidup saya. Jadi, dalam kesempatan ini saya mewakili seluruh kenshusei angkatan 260 dari Aceh yang kini berada di Jepang ingin mengucapkan terima kasih banyak untuk Pemerintah Aceh, khususnya Disnakermobduk Aceh yang telah membantu kami, baik dari segi finansial ataupun material. Semoga di saat kami pulang nanti, kami bisa berguna untuk membantu sesama. Maka, dari itu ayo magang ke Jepang.

Kemarin pun saya ada dapat informasi dari Dinaskermobduk Aceh bahwa di Aceh sudah dibuka lagi rekrutmen calon pemagang ke Jepang. Untuk informasi lebih rinci Anda bisa mengunjungi website resmi Disnakermobduk Aceh di www.disnakermobduk.acehprov.go.id. Saya pribadi sangat mengapresiasi program ini, karena sangat membantu pemerintah untuk mengurangi pengangguran yang ada. Apalagi Pemerintah Aceh mau membantu membiayai program ini. Jadi, sekarang tinggal kesempatan dan kemauan kita saja.

Kita harus semangat mengikuti setiap rangkaian tes. Mudah-mudahan lulus dan bisa segera magang ke Jepang.

Khusus untuk teman-teman seangkatan saya dulu yang masih dalam pendidikan di Indonesia, saya imbau semangat terus dalam belajar bahasa Jepang.

Untuk adik-adik saya yang berminat mengikuti program ini persiapkan dirimu dari sekarang. Jepang itu indah kawan. Banyak fasilitas dan kesenangan menantimu di sini, asalkan jangan lupa diri. Saleuem aneuk nanggroe.

* Jika Anda punya informasi menarik, kirimkan naskahnya, termasuk foto dan identitas Anda ke email [email protected] (uri/evo/stuti/RA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id