Bendahara Satpol PP/WH Langsa Menghilang | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Bendahara Satpol PP/WH Langsa Menghilang

Bendahara Satpol PP/WH Langsa Menghilang
Foto Bendahara Satpol PP/WH Langsa Menghilang

* Diduga Bawa Kabur Uang Rp 370 Juta

LANGSA – Oknum bendahara Satpol PP dan WH Kota Langsa berinisial R yang berstatus PNS, diduga kuat telah membawa kabur Uang Penunjang (UP) senilai Rp 370 juta yang selama ini tersimpan di rekening Satpol PP dan WH. Sejak sebulan lalu hingga kini, oknum bendahara itu tidak diketahui keberadaannya, bahkan meninggalkan istri dan 3 anaknya.

Plt Kasatpol PP dan WH Kota Langsa, Maimun Sapta SE, yang dihubungi Serambi, Selasa (15/8) mengatakan, oknum bendahara tersebut menghilang tanpa kabar sejak tanggal 14 Juli 2017 lalu, dan hingga sekarang tidak diketahui keberadaannya. Termasuk nomor telepon pribadi yang bersangkutan sudah tidak aktif lagi.

“Sedangkan uang Rp 370 juta untuk operasional lapangan Satpol PP dan WH yang tersimpan di rekening, sudah tidak ada lagi. Saat dicek ke bank, uang tersebut sudah dicairkan oleh oknum bendahara R pada bulan Juli 2017,” kata Maimun.

Maimun Sapta menambahkan, terkait dugaan kaburnya oknum bendahara R ini bersama uang Rp 370 juta, sudah dilaporkannya kepada Wali Kota Langsa, Usman Abdullah, termasuk kepada Ispektorat setempat. Saat ini pihak Inspektorat dan BPK juga sedang melakukan pemeriksaan.

Plt Kepala Satpol PP dan WH Langsa, Maimun Sapta mengaku, saat ini operasional personelnya terkendala karena tidak ada lagi uang penunjang kegiatan di lapangan.

Ia merincikan, untuk tahun 2017, uang penunjang operasional itu diplotkan sebanyak Rp 500 juta. Namun hingga Juli 2017, dana yang terpakai baru sebesar 130 juta. Sehingga masih tersisa di rekening sebanyak Rp 370 juta.

“Uang itu merupakan uang kebutuhan kegiatan-kegiatan seperti penertiban, pelatihan petugas, dan lainnya,” katanya. Akibat raibnya uang tersebut, Satpol PP dan WH Langsa pun terkendala menjalankan tugasnya.

PLT Kasatpol PP dan WH Langsa, Maimun, mengatakan saat ini pihaknya masih mengupayakan langkah persuasif terhadap oknum R agar ia mau mengembalikan uang UP Satpol PP dan WH Langsa senilai Rp 370 juta itu, dan kembali aktif ke kantor. Apalagi ia masih berstatus PNS.

Namun, jika upaya ini tidak berhasil, pihaknya pun akan melaporkan hal ini ke polisi, setelah adanya hasil pemeriksaan Inspektorat dan BPK. Karena untuk melaporkan R ke polisi, pihaknya memerlukan penyiapan berkas hasil pemeriksaan terkait UP Rp 370 juta, dari pihak BPK ataupun Inspektorat selaku pihak yang berwenang melakukan audit. “Saat ini kami masih mengupayakan mencarinya, dan saya telah mengerahkan semua anggota melacak keberadaan oknum R, bendahara Satpol PP ini,” sebutnya.

Pihak keluarga R termasuk istrinya juga telah didatangi ke rumahnya di Gampong Sidorejo, Kecamatan Langsa Lama, dan mereka juga tak mengetahui keberadaan oknum R. Sesuai keterangan keluarganya, sejak bulan Juli 2017, R sudah tak pulang ke rumah.

“Padahal sejak R menghilang, istrinya sedang hamil tua, bahkan sekarang istrinya telah melahirkan anak ketiga mereka. Saya tak habis pikir, mengapa dia membawa kabur uang Rp 370 juta ini, apalagi dia itu berstatus PNS. Jika ada masalah mestinya bisa diselesaikan dengan baik-baik,” ujarnya.

Menurut Maimun, oknum R menjabat sebagai bendahara sudah cukup lama, bahkan hingga berapa kali pergantian Kasatpol PP WH Langsa ini. “Selama ini oknum R tidak menunjukan gelagat mencurigakan, karena dia berperilaku baik, sopan, dan santun baik dengan atasan dan sesama petugas di kantor. Kami berharap R dapat mengembalikan UP Rp 370 juta ini, karena uang ini sangat dibutuhkan untuk kegiatan operasional Satpol PP dan WH Langsa. Jika dia mau kembali, maka masalah ini dapat kita selesaikan dengan baik,” tambah Plt Kasatpol PP dan WH Langsa ini.(zb) (uri/wi/ovi/ovianti/DNN)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id