Di Tangan Anak-anak Pemulung Ini, Sampah Disulap Jadi Tas dan Keranjang | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Di Tangan Anak-anak Pemulung Ini, Sampah Disulap Jadi Tas dan Keranjang

Di Tangan Anak-anak Pemulung Ini, Sampah Disulap Jadi Tas dan Keranjang
Foto Di Tangan Anak-anak Pemulung Ini, Sampah Disulap Jadi Tas dan Keranjang

BANDA ACEH, URI.co.id – Bagi sebagian orang sampah adalah benda kotor yang harus dibuang jauh dari lingkungan rumah.

Tapi tidak halnya bagi anak pemulung di Gampong Jawa, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh. Di tangan mereka sampah menjadi barang bernilai.

Mereka menyulapnya menjadi tas, keranjang, celengan dan barang bernilai lainnya.

Adalah Koalisi Pemuda Hijau Indonesia (Kophi) Aceh pada 14 Agustus 2017 lalu yang menginisiasi ide kreatif ini.

Baca: Dandim Pidie Ikut Pungut Sampah Bersama Prajuritnya dan Anggota KNPI

Ada 60 anak yang tergabung dalam komunitas Taman Edukasi Anak Pemulung Gampong Jawa dilatih mengubah sampah rumah tangga tersebut menjadi barang bernilai.

“Anak-anak di taman edukasi ini sebagian besar orang tuanya bermata pencaharian sebagai pemulung. Kophi Aceh membuat kegiatan daur ulang sampah (Kophi Recycling) untuk adik-adik agar mereka kreatif mendaur ulang sampah menjadi barang berguna” tutur Aulia, Ketua Kophi Aceh kepada URI.co.id, Minggu (16/08/2017).

Pelatihan ini berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama dilaksanakan 14-18 Agustus 2017 di Taman Edukasi Anak Pemulung Gampong Jawa.

Baca: Drainase Kota Sigli Penuh Sampah

Sesi kedua pada 21-25 Agustus 2017 yang direncanakan di Panti Asuhan Nirmala.

Kegiatan Kophi Recycling ini dikemas dalam praktik daur ulang kertas menjadi keranjang, baju bekas menjadi tas dan plastik menjadi celengan.

Mereka tampak antusias dan tertarik dengan praktik daur ulang sampah ini.

Terlebih kegiatan pelatihan dikemas menggunakan metode belajar sambil bermain.

“Nantinya hasil kerajinan tangan mereka ini juga akan dilombakan.

Mereka sangat senang dengan kedatangan kami,” tutur Aulia.

Menurut data Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota Banda Aceh, hampir 200 ton sampah setiap hari dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir, Gampong Jawa.

Baca: Dewan Minta Pemko Tambah Armada Sampah

Kophi Aceh melihat besarnya produksi sampah yang dihasilkan warga kota ini menjadi peluang yang bisa didaur ulang menjadi barang bernilai.

Berangkat dari fenomena ini, Kophi Recycling membantu pemerintah dengan menggandeng generasi muda untuk mengurangi jumlah sampah kota.

Saat ini terdapat 93 relawan yang berasal dari berbagai universitas di Aceh tergabung dalam kegiatan pemanfaatan dan pengurangan sampah kota ini. (uri/ndra/ndrianto/IA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id