Azman Jadi Tersangka Hanya Berdasarkan Surat Foto Kopi | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Azman Jadi Tersangka Hanya Berdasarkan Surat Foto Kopi

Foto Azman Jadi Tersangka Hanya Berdasarkan Surat Foto Kopi

* Penilaian Pengacara dalam Sidang Praperadilan

BANDA ACEH – Pengacara mantan bupati Aceh Timur Azman Usmanuddin bernama Muslim SH (pemohon) menyampaikan bahwa penetapan kliennya sebagai tersangka kasus korupsi bagi hasil migas di kabupaten tersebut saat Azman masih menjabat bupati setempat serta penahanannya tidak sah. Pasalnya, pihak Kajati Aceh (termohon) dinilai menetapkan hal tersebut hanya berdasarkan surat perintah membayar (SPM) foto kopi.

Pernyataan itu dibacakan Muslim SH, didampingi Dian Yuliani SH dalam sidang praperadilan penahanan dan penetapan Azman sebagai tersangka, Senin (21/3) di Pengadilan Tipikor Banda Aceh. Sidang itu dipimpin oleh hakim tunggal, Achmad Nachrowi.

“Bukti yang diajukan merupakan surat foto kopi yang tidak mempunyai nilai pembuktian dan dana yang dimaksud dengan dana migas triwulan IV dalam surat itu, tidak dianggarkan dalam APBD tahun 2005 dan merupakan dana mati,” ujar Muslim.

Sehingga Muslim menilai penangkapan dan penahanan muslim cacat materil, sebab tidak berdasarkan bukti yang cukup. Sebab menurutnya, surat foto kopi tidak dapat dijadikan penunjuk.

Menanggapi permohonan itu, jaksa mengatakan sudah melakukan serangkaian penyelidikan terhadap dugaan korupsi penyimpangan pengelolaan daerah, yang melibatkan Azman Usmanuddin. Bahkan selanjutnya, tim jaksa melakukan gelar perkara yang memutuskan menetapkan Azman sebagai tersangka.

Tim jaksa juga menjelaskan, bahwa penerbitan surat perintah penahanan atas bukti permulaan yang cukup, yakni keterangan yang diperoleh dari saksi-saksi terkait dengan pemegang kas daerah. Selain itu, juga didukung hasil perhitungan kerugian keuangan negara oleh BPK RI Perwakilan Aceh.

Sidang praperadilan itu akan dilanjutkan hari ini, Selasa (22/3). Agendanya mendengarkan keterangan saksi dan bukti baru oleh pemohon, rencananya akan dihadirkan mantan Sekda Aceh Timur, T Syahril, mantan Kepala Keuangan, Dahlan SE, dan staf umum bidang surat-menyurat. (mun) (uri/inaldy/eryance/RG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id