Pesta Ekstasi, Keuchik Ditangkap Bersama Wanita | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pesta Ekstasi, Keuchik Ditangkap Bersama Wanita

Pesta Ekstasi, Keuchik Ditangkap Bersama Wanita
Foto Pesta Ekstasi, Keuchik Ditangkap Bersama Wanita

LHOKSEUMAWE – Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, menggerebek sebuah ruang karaoke di dalam Hotel Singapura Lhokseumawe, Senin (14/8) sekitar pukul 22.30 WIB. Dari kamar hiburan itu polisi menangkap sembilan orang, tiga di antaranya wanita. Dari enam pria yang diamankan, salah satunya adalah Z, oknum keuchik di sebuah gampong dalam wilayah Kabupaten Aceh Utara. Ia teridentifikasi sebagai pemakai ekstasi.

Tiga pria lainnya yang juga berstatus pemakai adalah SN, C, dan SB. Dua lainnya, AJ dan C, diketahui polisi berkedudukan sebagai bandar dan kurir ekstasi.

Adapun tiga tersangka wanita yang berstatus pengguna adalah ZR, DM, dan SW. “Seluruh tersangka berasal dari Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara,” ujar Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman, melalui Kapolsek Banda Sakti, Iptu Arief Sukmo Wibowo kepada Serambi, Selasa kemarin.

Penggerebekan itu, menurutnya, berawal dari informasi masyarakat bahwa di sebuah room karaoke Hotel Singapura sedang berlangsung pesta narkoba jenis ekstasi, sehingga Kapolres pun berupaya memastikan kebenaran informasi tersebut.

Setelah dipastikan bahwa info itu benar, maka langsung digerebek. Di dalam room karaoke itu ditemukan tujuh orang, empat pria dan tiga wanita, termasuk oknum keuchik. Di dalam room itu juga ditemukan empat butir ekstasi. “Awalnya ada sepuluh butir ekstasi bersama mereka. Enam butir sudah duluan mereka konsumsi, sedangkan sisanya empat butir lagi berhasil disita. Inilah yang kini menjadi barang bukti,” jelas Iptu Arief Sukmo.

Penyidik kemudian melakukan pengembangan, sehingga berhasil ditangkap seorang kurir dan bandar ekstasi. Di tangan sang kurir juga ditemukan uang senilai Rp 960.000. “Selain ekstasi dan uang, kita juga mengamankan barang bukti berupa tiga unit sepeda motor dan satu mobil,” ujar Arif Sukmo sembari menyebutkan bahwa kasus ini masih dalam tahap pengembangan. (bah) (uri/syrafi/orat/AG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id