Gajah di Aceh Hanya Tersisa 500 Ekor, Ini Wilayah Sebarannya | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Gajah di Aceh Hanya Tersisa 500 Ekor, Ini Wilayah Sebarannya

Gajah di Aceh Hanya Tersisa 500 Ekor, Ini Wilayah Sebarannya
Foto Gajah di Aceh Hanya Tersisa 500 Ekor, Ini Wilayah Sebarannya

URI.co.id, BANDA ACEH – Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatrensis) sangat terancam di seluruh jangkauan mereka.

Jumlah populasi gajah di Aceh berkisar antara 475 – 500 ekor saja.

Konversi hutan yang berkonflik dengan manusia serta perburuan gading, faktor-faktor di atas merupakan sebab akibat semakin menurunnya kualitas lingkungan itu sendiri.

Baca: Chicco Jerikho Ajak Anak-Anak Aceh Sayangi Gajah

Hal ini turut membatasi distribusi populasi gajah di Sumatera. Mamalia besar ini sangat tergantung pada daerah habitat luas sesuai dengan tuntutan makanan mereka.

Gajah Sumatera sangat rentan terhadap efek transformasi habitat.

Darwati Naik Gajah

Darwati Naik Gajah (MENATAPACEH.COM/BEDU SAINI)

Transformasi habitat atau pembukaan hutan menjadi kebun merupakan masalah paling serius di pulau Sumatera.

Padahal dengan adanya satwa gajah diharapkan turut melestarikan proporsi populasi yang signifikan dari perwakilan ekosistem dan keanekaragaman hayati di pulau Sumatera.

Baca: Chicco Jerikho Syuting Film tentang Penyelamatan Gajah di Aceh Tengah

Gajah berfungsi penting secara ekologi dan ekosistim dari sisi konservasi.

Kenyataan ini jauh dari realitas, dimana satwa gajah dan habitatnya diperkecil.

Karena hadirnya kebijakan – kebijakan pemerintah untuk terus mentransformasi hutan menjadi kebun.

GAjah

GAjah (URI.co.id/JAFARUDDIN)

Banyak contoh pemukiman membuka lahan dan jalan dengan dalih peningkatan ekonomi daerah dan Nasional.

Kebijakan ini dapat dilihat pada wilayah kelola kabupaten dan provinsi, secara legal disebut sebagai kawasan budidaya atau areal pengguna lain.

Baca: Pembunuh Gajah di Ketol Ditangkap

Akses kawasan hutan yang mudah untuk diizinkan dalam skema pinjam pakai kawasan untuk tambang dan jalan.

Kawasan hutan produksi dan produksi terbatas yang mudah terplintir, di sini punca masalah konservasi gajah.

Azhar dari World Wide Fund (WWF) mengatakan, saat ini, hutan Aceh adalah kontributor utama dalam hal jumlah populasi gajah di Sumatera.

Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf memberi makanan kepada gajah di Conservation Response Unit  CRU Sampoiniet, Aceh Jaya, Selasa (18/7/2017). Satu di antara gajah tersebut pernah terperosok di sumur warga di kawasan Aceh utara dan dirawat sejak bayi oleh Irwandi Yusuf.  SERAMBI/M ANSHAR

Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf memberi makanan kepada gajah di Conservation Response Unit CRU Sampoiniet, Aceh Jaya, Selasa (18/7/2017). Satu di antara gajah tersebut pernah terperosok di sumur warga di kawasan Aceh utara dan dirawat sejak bayi oleh Irwandi Yusuf. SERAMBI/M ANSHAR ()

Jumlah populasi yang masih signifikan, secara keselurahan gajah Sumatera di Provinsi Aceh berjumlah 475 – 500 individu.

Kelompok gajah ini tersebar di beberapa kantung habitat, seperti di Lokop – Peunaron (Aceh Timur – Aceh Utara) berjumlah 200- 250 ekor.

Baca: Pemburu Gajah Liar Gunakan Senpi AK-56

Kantung habitat Bengkung – Trumon (Aceh Selatan –Aceh Singkil ) berjumlah 80 – 100 individu.

Beutong (Nagan Raya) berjumlah 40 – 60 individu.

Kantung habitat Ulu Masen (Aceh Jaya, Gempang, Pijay dan Aceh Barat) berjumlah 100 – 120 individu.

Kemudian kantung habitat Peusangan dengan jumlah 40 – 50 Individu, Pidie 20 – 30 individu. (uri/strid/lleonora/AE)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id