Polisi Amankan Minyak Oplosan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Polisi Amankan Minyak Oplosan

Polisi Amankan Minyak Oplosan
Foto Polisi Amankan Minyak Oplosan

* Terjaring dalam Razia

LHOKSUKON – Personel Polres Aceh Utara bersama empat polsek pada Minggu (13/8) malam sekitar pukul 21.00 WIB, mengamankan satu unit mobil pikap L-300 yang bermuatan minyak oplosan dalam razia yang digelar di depan Mapolsek Syamtalira Aron, Aceh Utara. Dalam razia tersebut, polisi juga mengamankan satu mobil Honda Jazz karena memakai bendera bintang bulan di kaca spion tengah dan mobil Grand Max karena penumpangnya positif mengonsumsi sabu-sabu.

Razia yang dipimpin Kapolres Aceh Utara, AKBP Ahmad Untung Surianata itu melibatkan puluhan personel dari Reskrim, Intelkam, Sabhara, dan Satuan Lalu lintas, plus dibantu porsonel dari empat polsek, meliputi Syamtalira Aron, Lapang, Tanah Pasir, dan Nibong. Namun, polisi enggan menyebutkan identitas pria yang diamankan dalam razia tersebut karena masih dalam proses penyelidikan.

Kapolres Aceh Utara melalui Kasubbag Humas AKP Jafaruddin kepada Serambi, menjelaskan, mobil pikap L-300 yang bermuatan minyak itu diamankan karena sopir bersama dua pria lain yang berada dalam mobil tersebut tidak mampu menunjukkan surat. Mobil itu berangkat dari Aceh Timur hendak menuju ke Matang Geulumpangdua, Bireuen.

“Minyak oplosan dimasukkan dalam drum dan ditutup dengan terpal. Petugas mengamankannya bersama sopir dan kernet karena tak mampu menunjukkan suratnya,” katanya. “Usai ditangkap, pikap tersebut bersama sopir langsung diamankan ke Mapolres Aceh Utara untuk ditangani Satuan Reskrim,” imbuh dia.

Selain pikap, sebut Jafaruddin, mobil kedua yang diamankan adalah jenis Grand Max, karena tiga penumpang yang berada di dalamnya positif mengonsumsi sabu-sabu berdasarkan hasil tes urine yang

dilakukan saat razia tersebut. “Ketiga pria yang berada dalam mobil Grand Max juga diamankan ke Mapolres, dan kasusnya sekarang ditangani Satuan Narkoba,” pungkas AKP Jafar.

Kasubbag Humas Polres Aceh Utara, AKP Jafaruddin juga menyebutkan, dalam razia itu juga mengamankan mobil Honda Jazz, karena memasang bendera bintang bulan berukuran kecil di spion tengah. Namun, setelah diperingatkan dan diperiksa, sopir mobil itu, MY asal Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara diizinkan pulang.

“Sedangkan bendera bintang bulan tersebut langsung kita sita. Petugas juga memeriksa urine pria tersebut, tapi hasilnya negatif,” kata AKP Jafaruddin seraya menambahkan razia itu dalam rangka mengantisipasi peredaran narkoba dan mencegah kriminalitas lainnya.(jaf) (uri/nton/ariana/AM)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id