Fraksi PA DPRA Segera Tes Urine | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Fraksi PA DPRA Segera Tes Urine

  • Reporter:
  • Selasa, Agustus 15, 2017
Fraksi PA DPRA Segera Tes Urine
Foto Fraksi PA DPRA Segera Tes Urine

* Rambut juga Perlu Diperiksa

BANDA ACEH – Fraksi Partai Aceh (PA) di DPRA akan segera melakukan tes urine terhadap semua anggotanya di parlemen, sebagaimana diperintahkan Ketua Dewan Pimpinan Aceh (DPA) PA, Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem. Tes urine itu akan dilakukan dalam waktu dekat, namun kepastian waktunya masih dirahasiakan.

Hal itu dikatakan Ketua Fraksi PA di DPRA, Iskandar Usman Al-Farlaky, kepada Serambi di Banda Aceh, Senin (14/8). “Kapan dan di mana waktunya masih kita rahasiakan, agar tes ini berlangsung surprise. Yang jelas, ini akan segera kita laksanakan, menyahuti perintah pimpinan,” kata Iskandar.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Ketua DPA PA, Mualem, meminta semua anggota DPRA dan DPRK PA di seluruh kabupaten/kota se-Aceh untuk melakukan pengecekan urine sebagai wujud dan tranparansi kader PA terdahap pencegahan dan pemberantasan narkoba di provinsi bersyariat Islam ini.

Hal itu dilakukan pihak PA merespons kasus Ja (37), Anggota DPRA dari Fraksi PA yang baru-baru ini dibekuk polisi karena tertangkap tangan mengonsumsi sabu-sabu bersama tiga rekannya di Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar.

Iskandar menegaskan, Fraksi PA di DPRA berkomitmen mencegah, memberantas, dan melarang keras kadernya terlibat narkoba. Kasus Ja, kata Iskandar, menjadi pelajaran penting bagi semua anggota dewan PA di DPRA dan DPRK kabupaten/kota. “Maka oleh sebab itu, kita melakukan tes urine guna menyahuti kecemasan yang disampaikan masyarakat kepada kita saat ini,” sebut mantan wartawan Serambi Indonesia ini.

Untuk mengecek urine 29 anggota dewan PA di DPRA, pihaknya berencana akan bekerja sama dengan Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Aceh. Bagaimana teknisnya, akan dibicarakan lebih lanjut. “Ini wajib diikuti oleh semua anggota dewan dari Fraski PA. Dan kita juga mendorong pimpinan DPRA untuk melakukan hal yang sama. Jika memang disetujui, tes urine juga dilakukan oleh fraski lain di DPRA,” sebutnya.

Ditanya apakah hasil tes urine itu akan diumumkan secara terbuka, Iskandar mengatakan pihaknya siap untuk itu.

Lantas bagaimana jika setelah tes urine, ada kader yang positif menggunakan narkoba? “Ya sebagaimana dikatakan oleh pimpinan kemarin, partai tidak akan segan-segan mengambil sikap dan pasti akan memberi sanksi, di samping juga melakukan pembinaan,” pungkas Iskandar.

Rencana tes urine yang hendak dilakukan Fraski PA disambut positif oleh banyak kalangan, setidaknya rencana itu menunjukkan komitmen PA selaku partai lokal penguasa di Aceh untuk memberantas narkoba. Namun, ada yang mengatakan bahwa tes urine bukanlah cara yang paling akurat untuk membuktikan seseorang mengonsumsi narkoba atau tidak.

Menurut Pengamat Parlemen Aceh, Eka Januar MSoc Sc, tes urine memiliki kelamahan dan tingkat akurasi yang rendah. Jika memang Fraksi PA benar-benar serius untuk membuktikan kadernya terlibat narkoba atau tidak, sebaiknya juga dilakukan uji atau tes rambut setiap anggotanya. “Uji rambut akan lebih akurat untuk mengetahui seseorang mengonsumsi narkoba atau tidak, karena setiap zat itu akan bertahan di rambut lebih lama,” sebut Eka Januar dalam siaran persnya kepada Serambi kemarin.

Ia mengatakan, berdasarkan ilmu medis, melalui urine zat tertentu dalam tubuh manusia hanya bertahan paling lama lima hari, maka oleh sebab itu ia menyarankan untuk tes rambut karena lebih akurat dan membantu mengidentifikasi pengguna yang sesekali menggunakannya. “Pengguna yang belum candu atau hanya sesekali mengonsumsi, itu susah diidentifikasi melalui tes urine, makanya perlu uji rambut,” katanya.

Ia berharap, tes narkoba itu benar-benar serius dilakukan serta hasilnya dapat dipublikasikan kepada masyarakat dan jangan ditutup-tutupi. “Alangkah baiknya tes ini tidak hanya dilakukan kepada anggota DPRA , tapi juga dilakukan terhadap seluruh anggota DPRK kabupaten/kota di Aceh. Soalnya, tidak tertutup kemungkinan anggoa dewan terhormat di kabupaten/kota juga ada yang mengonsumsi narkoba,” pungkas Eka Januar. (dan) (uri/hon//JK)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id