Wali Kota Pertimbangkan Kenaikan Tarif Air PDAM | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Wali Kota Pertimbangkan Kenaikan Tarif Air PDAM

Wali Kota Pertimbangkan Kenaikan Tarif Air PDAM
Foto Wali Kota Pertimbangkan Kenaikan Tarif Air PDAM

BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh, AmiWali Kota Pertimbangkan Kenaikan Tarif Air PDAMah Usman SEAk MM menyatakan akan mempertimbangkan rencana kenaikan tarif air PDAM Tirta Daroy. Karena kenaikan tarif air bersih harus didukung dengan pelayanan yang memadai kepada pelanggan.

Hal itu disampaikan AmiWali Kota Pertimbangkan Kenaikan Tarif Air PDAMah Usman kepada Serambi, Senin (14/8). Dijelaskan, Peraturan Wali Kota (Perwal) tentang kenaikan tarif air bersih sudah disahkan sebelum dirinya menjabat sebagai wali kota. Meski telah mengetahui adanya Perwal itu, tapi AmiWali Kota Pertimbangkan Kenaikan Tarif Air PDAMah mengaku belum ada pihak PDAM Tirta Daroy menemuinya untuk membicarakan masalah tersebut.

“Intinya kita akan evaluasi, kalau nanti (kenaikan tarif, red) dinilai belum pantas, maka kenaikan itu akan kita tunda dulu,” ujar AmiWali Kota Pertimbangkan Kenaikan Tarif Air PDAMah kemarin.

Hingga kini AmiWali Kota Pertimbangkan Kenaikan Tarif Air PDAMah belum menyetujui kenaikan tarif itu, sehingga ia akan mempelajari dulu kebijakan itu. Salah satu alasannya, kenaikan tarif air bersih harus seiring dengan pelayanan yang diberikan PDAM Tirta Daroy.

Kenaikan tarif PDAM dinilai perlu karena untuk mengimbangi biaya operasional perusahaan daerah itu yang terus meningkat. Sehingga AmiWali Kota Pertimbangkan Kenaikan Tarif Air PDAMah menawarkan solusi, jika pun dibutuhkan kenaikan tarif, tapi akan ditalangi dengan dana subsidi oleh Pemko Banda Aceh. Namun ia juga akan menyesuaikan dengan keuangan daerah.

Ia menambahkan, untuk meningkatkan pelayanan PDAM kepada pelanggan mereka akan fokus membenahi pelayanan air bersih. Menurutnya, tahun depan Pemko Banda Aceh akan menganggarkan anggaran untuk pembenahan air bersih dan ditargetkan masalah air dapat selesai pada 2019. “Kalau pelayanan air bersih sudah baik, mau tidak mau ya harus naik,” ujarnya.

Sementara Direktur PDAM Tirta Daroy, T Novizal Aiyub mengatakan, kenaikan tarif guna mengimbangi biaya operasinal yang terus membengkak dan untuk meningkatkan pelayanan.

Dikatakan, salah satu masalah yang dihadapi perusahaan daerah itu dengan tarif saat ini, jika ada kerusakan besar atau masalah pada pelayanan, PDAM tidak bisa bergerak cepat karena ketiadaan dana, sehingga harus menunggu dana pemerintah yang prosesnya membutuhkan waktu.(mun) (uri/syrafi/orat/AG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id