Ini Permintaan Akmal pada Gubernur Irwandi | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Ini Permintaan Akmal pada Gubernur Irwandi

Ini Permintaan Akmal pada Gubernur Irwandi
Foto Ini Permintaan Akmal pada Gubernur Irwandi

BUPATI Aceh Barat Daya (Abdya), Akmal Ibrahim seusai dilantik oleh Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf mengajukan beberapa permintaan untuk pembangunan dan penunjang ekonomi masyarakat.

Permintaan yang disampaikan dalam sidang paripurna istimewa itu, meliputi pembangunan pelabuhan Surin dan pabrik kelapa sawit (PKS), pusat pengembangan pembibitan ternak besar seluas 300 hektare di Babahrot.

“Secara geografis, Abdya berada persis di tengah Pantai Barat Selatan Aceh bahkan untuk kawasan bagian tengah Aceh. Jarak tempuh Abdya ke Lamno, sekitar empat jam atau sama waktunya ke batas Aceh–Sumut di Subulussalam, Maka Secara empirik, dari zaman ke zaman, Abdya memang dikenal sebagai kota dagang layaknya Bireun di pantai timur utara Aceh,” kata Akmal Ibrahim.

Dengan posisi yang sangat strategis serta adanya insfrastruktur pendukung, katanya, maka pembangunan pelabuhan Surin sebagai lokasi lalu lintas barang dan jasa harus terwujud.

“Dengan pembangunan Pelabuhan Surin, lalu lintas barang akan semakin mudah dan efisien. Pabrik sawit di pantai barat selatan Aceh setiap harinya menghasilkan 3.000 ton CPO (clude palm oil) sawit. Bayangkan 3.000 ton CPO sawit diangkut lewat darat. Selain merusak badan jalan dan juga cost ekonomi tinggi. Karena itu kami tawarkan Surin sebagai gerbang regional dan gerbang internasionalnya Aceh,” terang Akmal Ibrahim.

Menurutnya, insfrastruktur yang visioner jauh ke depan telah dipersiapkan, seperti pembangunan jalan ruas 30 meter minimal setara dengan jalan trans sumatera yang sedang dibangun oleh Pemerintah Pusat.

“Jalan ini juga akan mendukung pengembangan kota, lalu lintas barang dan jasa serta pengembangan pelabuhan Teluk Surin. Seperti periode 2007-2012 lalu, kami memohon dukungan Pak Gubernur, DPRA, sahabat-sahabat di DPR RI serta Staf Ahli Utama Kantor Staf Presiden, kanda Riza Damanik,” pinta Akmal Ibrahim.

Ditambahkan, meski lautan Abdya berada di kawasan lautan Hindia yang terkenal dengan ombak besar, namun Surin tanpa sedimentasi dan cukup layak dijadikan pelabuhan dengan kemampuan labuh kapal-kapal di atas 5.000 DWT.

“Surin itu berada di darat. Kita hanya membuka mulut ke laut dan tentu tidak pengaruh dengan cuaca di laut, makanya ini sangat strategis,” kata Akmal.

Selama ini, kata Akmal, hasil alam Abdya dan sekitarnya seperti CPO sawit serta pinang dibawa ke Belawan untuk kemudian diangkut ke berbagai negara khususnya India, Pakistan, dan Banglades. Pelintasan ke negara itu, juga dilalui melalui laut Aceh.

Jika pelabuhan Surin selesai, Akmal yakin Aceh akan kembali menjadi daerah yang masuk dalam tatanan ekonomi dan pergaulan dunia. “Abdya siap menjadi operator Aceh hebat,” sebutnya.

Selain itu Akmal meminta agar Irwandi melanjutkan pabrik kelapa sawit. Akmal juga meminta agar Pemerintah Provinsi mengintervensi harga beli sawit pabrik petani. Meski negara telah mengintervensi harga beli sawit, yaitu paling rendah 20 persen dari harga CPO, hal itu belum lagi diterapkan di Abdya, sehingga membuat petani Abdya rugi antara Rp 600 sampai Rp 800 juta setiap hari. “Saya berharap, ke depan penentuan harga sawit diintervensi oleh pemerintah sesuai dengan instruksi menteri pertanian,” kata Akmal.

Hal itu, lanjut Akmal telah diterapkan di Riau. Jika perusahan tetap melanggar dan tidak membeli sawit seharga yang telah ditetapkan, maka izin pabriknya akan dicabut. Akmal menyetakan siap menerapkan peraturan seperti itu di Abdya. “Kalau persoalan peternakan, tidak perlu saya jelaskan, karena Bang Irwandi ahlinya,” kata Akmal seraya mengakiri pidatonya.

Pantauan Serambi, pelantikan Akmal-Muslizar yang mendapat pengawalan ketat 320 aparat keamanan diwarnai turunnya hujan. Hujan turun sejak sidang yang dibuka oleh Ketua DPRK Abdya, Zaman Akli sekira pukul 10.15 WIB dan mulai reda pukul 13.45 WIB. (c50) (uri/leny/andraini/GC)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id