PA dan PNA Harus Duduk Bersama Bahas Penyelamatan UUPA | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

PA dan PNA Harus Duduk Bersama Bahas Penyelamatan UUPA

PA dan PNA Harus Duduk Bersama Bahas Penyelamatan UUPA
Foto PA dan PNA Harus Duduk Bersama Bahas Penyelamatan UUPA

URI.co.id, BANDA ACEH – Direktur Pusat Analisis Kajian dan Advokasi Rakyat (Pakar), Muhammad Khaidir, meminta Partai Aceh (PA) dan Partai Nanggroe Aceh (PNA) agar duduk bersama membahas upaya penyelamatan Undang Undang Pemerintahan Aceh (UUPA).

Baca: Komisi I DPRA Undang Pakar Bahas Pencabutan Pasal UUPA

Menurutnya, upaya penyelamatan UUPA ini sangat penting, karena menyangkut tentang kekhususan pengelolaan administrasi sebuah daerah yang dijamin oleh undang undang dalam sistem NKRI.

Khaidir khawatir, apabila UUPA tidak dikawal, maka akan muncul lagi konflik di Aceh.

Baca: Riefky Harsya: Agar Tim Lebih Lues dan Dinamis

“Apakah kita ingin kembali kepada masa kelam dan mewariskan konflik kepada generasi mendatang?” tanya Khaidir sebagaimana rilis yang diterima URI.co.id, Senin (14/8/2017).

Karena itu, lanjut Direktur Pakar, sudah saatnya diperlukan sebuah tim yang khusus mengawal dan mengkaji kedudukan serta mengsinkronkan UUPA dengan UU Nasional yang akan diberlakukan di Aceh.

Baca: Tim Khusus UUPA Dianggap tak Perlu

Jangan sampai UUPA tidak berdaya seperti UU No 21 Tahun 2001 Tentang Otsus Papua, dimana dalam UU No 21 Tahun 2001 masyarakat Papua diberikan kewenangan membentuk partai politik.

Tetapi, begitu masyarakat Papua membentuk partai politik, izinnya langsung di bekukan oleh Kementerian Hukum dan HAM, sehingga Partai Papua Bersatu (PPB) dianggap illegal.

Baca: [email protected]: Yang Jangan Minta Mardeka, Lain Semua Bisa Dilakukan untuk Kebaikan Aceh

Khaidir mengajak semua elemen politik di Aceh untuk mendukung langkah penyelamatan UUPA.

Partai Aceh dan PNA sebagai perwakilan partai lokal di DPRA harus duduk bersama membahas masalah ini secepat mungkin.

“Pemerintah Irwandi juga harus segera merespons perkembangan dan keinginan masyarakat di tingkat bawah,” pinta Direktur Pakar ini. (uri/gie/iyadie/OR)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id