Menyatukan Ummat Melalui Tauhid Tasawuf | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Menyatukan Ummat Melalui Tauhid Tasawuf

Menyatukan Ummat Melalui Tauhid Tasawuf
Foto Menyatukan Ummat Melalui Tauhid Tasawuf

SEBAGAI seorang ulama besar, Abuya Syech H Amran Wali Al-Khalidi, punya komitmen kuat yang tiada henti untuk berjuang menyatukan ummat dan sangat cinta akhirat. Sasarannya bukan hanya untuk kalangan muda, tapi juga kalangan dewasa hingga mapan.

Dengan gaya dakwah yang komunikatif serta moderat, Abuya Amran diterima banyak kalangan. Salah satu media pemersatu itu adalah melalui tauhid tasawuf. Abuya Amran dengan sangat santun menarik umatnya dari kelalaian duniawi dan melenceng dari kudrat selaku insan Allah.

Dan itu menjadi bekal bagi umatnya untuk menuju alam akhirat. Abuya Amran sangat total dalam penyampaian itu, dengan senantiasa mengingatkan pada manusia selaku makhluk Allah, bahwa dunia hanyalah sebuah terminal menuju akhirat. Jadi semua manusia jangan pernah lupa dengan kodratnya.

Manusia bisa saja memburu atau menjadi orang berprestasi, tapi Allah jangan pernah dilupakan. Allah tetap dinomorsatukan dengan menghadirkan Allah di setiap saat. Abuya yang juga anak dari guru bagi semua ulama besar di Aceh, Tgk Mudawali Al Khalidi itu sangat cerdas membaca tentang kegelisahan ummat yang banyak kehilangan pegangan.

Lalu menyodorkansebuah solusi agamis melalui Majelis Tauhid Tasawuf yang menjadi jalan untuk menghilangkan kegelisahan itu. Namun di sisi lain dengan tidak menghilangkan kepentingan ummat akan sebuah persoalan keduniawian.

Saya melihat Abuya bukan hanya sebagai seorang pendakwah, pemikir, tapi juga seorang penulis. Tapi juga mampu menghadirkan rasa ukhuwah yang luar biasa diantara para jamaahnya yang berjumlah ribuan orang pada setiap kegiatan MPTT dan rateb seuribee. Karena para jamaah itu bukan orang orang yang loss job atau tanpa pekerjaan. tapi termasuk orang orang yang mampu dan mapan secara ekonomi.

Lebih dari itu, salah satu yang menjadi entri point, saya masuk ke Majelis Pengajian Tauhid Tasawuf (MPTT), adalah karenakekuatan Abuya Amran Waly yang begitu terasa dalam melakukan dakwah dengan tidak pernah menyinggung perasaan orangorang lain.

Terakhir bahkan, Abuya menghadirkan sebuah mediakekhusyukan dalam beinteraksi secara langsung dengan Sang Maha Pencipta, lewat ritual yang bernama Rateb Seuribee. Rateb itu adalah zikir yang dari sejak Islam hadir senantiasa meng-asmakan Allah. Itu adalah hal yang paling mendasarkan dan Abuya Amran mengaplikasikan itulewat Rateb Seuribee. (**) (uri/aufik/arahdiba/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id