Longsor di Terangun Dibersihkan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Longsor di Terangun Dibersihkan

Longsor di Terangun Dibersihkan
Foto Longsor di Terangun Dibersihkan

* Roda Dua dan Empat Sudah Bisa Melintas

BLANGKEJEREN – Material longsor berupa bebatuan bebatuan besar, batang kayu dan tanah liat yang menutupi badan jalan di Kecamatan Terangun, Gayo Lues (Galus) menuju Babahrot, Abdya mulai dibersihkan. Pembersihan bukan oleh instansi terkait, tetapi masyarakat bergotong-royong dengan alat seadanya untuk memecahkan bebatuan besar dan memindahkan kayu dari jalan.

Puluhan warga pada Sabtu (12/8) beramai-ramai membersihkan tumpukan material longsor di Bur Nipis Tongra, Kecamatan Terangun, Galus. Jalur ini, praktis tidak bisa dilintasi kendaraan apapun, kecuali pajalan kaki sejak Senin (7/8) seusai kawasan itu diguyur hujan deras yang disertai longsor dari perbukitan.

Kapolres Galus melalui Kapolsek Terangun, Ipda Sugeng, Sabtu (12/8) mengatakan warga Desa Tongra bergotong-royong membersihkan tumpukan material longsor di atas badan jalan provinsi menuju Abdya. Dikatakan, warga berupaya memindahkan bongkahan batu gunung dengan peralatan seadanya, yang seharusnya dengan alat berat.

Ipda Sugeng didampingi anggotanya, Aiptu Hasanuddin mengatakan jalan untuk sementara waktu hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua, tetapi roda empat juga bisa melintas, tetapi harus ekstra hati-hati. “Lintasan ini yang kerap putus diterjang longsor hanya bisa dilalui roda dua dan empat, sedangkan truk belum bisa,” jelasnya.

Hasanuddin menjelaskan material longsor, berupa bongkahan batu dan lainnya masih berada di pinggir jalan dengan kondisi jalan kembali dilapisi tanah liat. Jamal, perangkat desa di Terangun menyatakan lintasan ini belum sepenuhnya normal, karena longsor dapat terjadi sewaktu-waktu dan penanganan belum maksimal.

“Seluruh pengendara yang melintasi jalur Galus-Abdya dan sebaliknya melalui Bur Nipis Tongra Kecamatan Terangun harus ekstra berhati-hati,” ujarnya. Dia menyatakan hujan yang masih terus turun dalam beberapa hari terakhir ini juga dapat mengakibatkan terjadinya kembali longsor di kawasan tersebut dan lainnya.

Dilansir sebelumnya, lintasan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues (Galus) menuju Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) lumpuh total sejak dua hari terakhir ini. Hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut telah menyebabkan longsor di wilayah Galus dan Abdya, sehingga kendaraan tidak bisa melintas hingga Rabu (9/8) sore.

Sejumlah warga di Terangun menyatakan longsor berupa bebatuan, kayu dan tanah liat memutuskan jalan di Burnipis, dekat Desa Tongra, Kecamatan Terangun. Dikatakan, longsor juga menutupi badan jalan di wilayah Babahrot, perbatasan Abdya dengan Galus, sehingga arus transportasi lumpuh total.

Kapolres Galus melalui Kapolsek Terangun, Ipda Sugeng, kepada Serambi, Rabu (9/8) mengatakan arus transportasi dari Galus ke Abdya setelah longsor dua hari lalu. Dia menjelaskan longsor terjadi di Burnipis, kawasan Tongra dan Babahrot, Abdya seusai diguyur hujan deras.

“Saat ini, tidak ada kendaraan yang melintas dari Galus ke Abdya maupun sebaliknya, setelah material longsor turun dari gunung menutupi badan jalan,” jelasnya. Dia berharap, pihak terkait segera membersihkan material longsor di dua kawasan tersebut, agar arus transportasi kembali lancar.(c40) (uri/anni/addad/BH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id