Eksportir Minta Proses SKA Dipindah ke Takengon | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Eksportir Minta Proses SKA Dipindah ke Takengon

Eksportir Minta Proses SKA Dipindah ke Takengon
Foto Eksportir Minta Proses SKA Dipindah ke Takengon

TAKENGON – Para eksportir kopi di Aceh Tengah meminta proses penerbitan Surat Keterangan Asal (SKA) yang masih dikeluarkan di Banda Aceh dipindahkan ke Takengon. Hal itu menjadi kendala tersendiri bagi para eksportir kopi arabika Gayo, karena harus bolak-balik ke Banda Aceh.

Adapun SKA merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk proses ekspor kopi arabika Gayo. “Selama ini, kami harus mengurus SKA di Banda Aceh. Kondisi ini membutuhkan waktu serta biaya tambahan sehingga membebani biaya produksi,” ungkap seorang eksportir Kopi Gayo, Rizwan Husein, Kamis (10/8) di Takengon.

Melihat kondisi itu, para eksportir Kopi Arabika Gayo sangat mengharapkan kewenangan penerbitan SKA dapat dilakukan di Takengon Kabupaten Aceh Tengah. “Pengurusan SKA selama ini membutuhkan waktu setidaknya satu minggu. Belum lagi ada resiko kehilangan dokumen yang dititip melalui jasa kurir,” jelasnya.

Selama ini, lanjutnya, Pemkab Aceh Tengah telah berupaya untuk menyakinkan agar SKA dapat diterbitkan di Takengon. “Jika SKA dapat diterbitkan di Takengon, tentu akan dapat memotong mata rantai ekspor. Mengingat mayoritas produksi kopi Gayo di ekspor ke beberapa negara di luar negeri,” kata Rizwan.

Sebelumnya, Pihak Kementerian Perdagangan RI, melalui Kadubdit Ketentuan Asal Barang, Direktorat Luar Negeri, Bayu Setiawan telah melakukan survey ke Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah. Tim survey tersebut, Rabu (9/8) telag melakukan pertemuan dengan Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin yang didampingi Asisten II Setdakab Aceh Tengah, Amir Hamzah dan Kadisprindag Aceh Tengah, Syukuruddin.(my) (uri/itri/elmeizar/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id