Lembaga Ini Minta Semua Anggota DPRA dan DPRK di Aceh Wajib Tes Urine, Ini Alasannya! | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Lembaga Ini Minta Semua Anggota DPRA dan DPRK di Aceh Wajib Tes Urine, Ini Alasannya!

Lembaga Ini Minta Semua Anggota DPRA dan DPRK di Aceh Wajib Tes Urine, Ini Alasannya!
Foto Lembaga Ini Minta Semua Anggota DPRA dan DPRK di Aceh Wajib Tes Urine, Ini Alasannya!

URI.co.id, BANDA ACEH – Masyarakat Aceh dikagetkan dengan tertangkapnya salah satu Anggota DPRA atas kasus narkoba, Rabu (9/8/2017) di kawasan Aceh Besar.

Kasus ini menjadi cerminan bahwa narkoba telah betul-betul masuk ke seluruh aspek kehidupan dan semakin memperkuat bahwa Aceh berada dalam Kondisi darurat narkoba.

Ketum DPP Ikatan Keluarga Anti Narkoba (IKAN) Aceh, Syahrul Maulidi SE MM sangat menyayangkan tertangkapnya seorang anggota DPRA dalam kasus narkoba.

“Untuk itu saya meminta seluruh anggota DPRA dan DPRK wajib tes urine,” pinta Syahrul Maulidi.

Menurut dia, seharusnya anggota dewan menjadi teladan bagi rakyat. Tapi kenyatannya malah menjadi contoh yang sangat buruk di hadapan rakyatnya.

“Saya rasa, ini menjadi PR yang sangat besar bagi Pemerintah Aceh yang baru. Suka atau tidak suka, Gubernur Aceh harus segera merealisasikan program yang terkait dengan permasalahan narkoba,” ujar Syahrul.

(Baca: Tersangka Narkoba Lari Saat Ditangkap)

Ia juga berharap peran serta segenap lapisan masyarakat dan institusi dalam menghadapi permasalahan narkoba.

Pemerintah Aceh agar segera berkonsolidasi dengan seluruh lembaga terkait untuk mendesain program pemberantasan narkoba.

“Pemerintah Aceh kalau kita tidak mengatasi permasalahan narkoba maka kita jangan berharap mampu mewujudkan cita-cita Aceh Hebat. Karena narkoba ini sangat berpotensi menghambat terwujudnya Aceh Hebat,” tegas Syahrul.

Atas kasus ini, IKAN berterima kasih kepada kepolisian dan berharap adanya penegakkan hukum yang adil dan setimpal.

Apalagi tahun depan Aceh akan kembali menggelar Pilkada di tiga kabupaten, lalu Pileg dan Pilpres 2019.

(Baca: Meski Dumolid Bukan Narkotika, Ini Alasan Tora Sudiro Tetap Ditangkap Karenanya?)

Ia meminta semua lembaga yang terlibat langsung dalam penyelenggaraan pemilu harus betul-betul memperketat proses dan mekanisme tes urine.

“Bahkan Aceh juga harus punya alat tes narkoba melalui rambut. Saya yakin Aceh mampulah untuk membeli alat tes rambut tidak,” ujar Syahrul.

Ia sepakat bahwa Aceh saat ini darurat narkoba. Namun aksi yang selama ini dilakukan oleh pemerintah Aceh belum maksimal.

“Kami juga berharap adanya tes urine secara rutin kepada seluruh calon legislatif dan anggota DPRA atau DPRK harus segera direalisasikan guna menunjukkan kepada masyarakat bahwa mereka layak menjadi perwakilan rakyat di parlemen,” kata Syahrul.

Pimpinan DPRA juga harus segera mengambil tindakan tegas terhadap kasus yang menimpa anggota DPRA. “Kalau bukan kita siapa lagi yang akan menyelamatkan Aceh dari ancaman bahaya narkoba,” pungkas Syahrul. (uri/strid/lleonora/AE)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id