Tim Labfor Selidiki Kebakaran SPBU Simpang Jam | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Tim Labfor Selidiki Kebakaran SPBU Simpang Jam

Tim Labfor Selidiki Kebakaran SPBU Simpang Jam
Foto Tim Labfor Selidiki Kebakaran SPBU Simpang Jam

BANDA ACEH – Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Cabang Medan tiba di lokasi kebakaran SPBU Simpang Jam, Banda Aceh, Kamis (10/8) sekitar pukul 11.00 WIB. Kedatangan dua anggota Tim Labfor yang dipimpin Kompol Ali Akbar SSi MSi didampingi AKP Rudi Syahputra SKom itu, untuk menyelidiki penyebab kebakaran tiga dari empat pompa pengisian minyak di SPBU tersebut, Rabu (9/8) malam.

Bersama tim labfor juga terlihat Tim Indonesian Automatis Fingerprint Identifikasinya System (Inafis) Polda Aceh yang dipimpin Kompol Zulkiram dan Tim Identifikasi dari Polresta, Banda Aceh.

Pantauan Serambi, begitu tiba di lokasi, Kompol Ali dan AKP Rudy langsung melakukan olah TKP dengan mempelajari bagian-bagian yang diduga memicu api yang menyebabkan SPBU terbakar, mulai dari setiap pompa minyak yang terbakar sampai bagian pipa bawah tanah.

Namun, Kompol Ali Akbar kepada wartawan mengaku belum dapat menyimpulkan penyebab kebakaran serta sumber api yang membakar tiga dari empat bagian pompa minyak tersebut. “Kami masih melihat observasi umum dari tingkat kerusakan setiap pompa pengisian, mulai dari yang ringan sampai paling parah, sehingga kami belum tahu sumber apinya, karena perlu ditelaat dan diperiksa di labfor,” ujarnya.

Informasi diperoleh Serambi, untuk rekaman CCTV telah diamankan pihak Polresta Banda Aceh. Di lokasi kejadian, terlihat hadir Kasat Reskrim Polresta, Kompol Raja Gunawan serta Wakasat AKP Dahlan bersama perwira Polresta lainnya.

PT Pertamina Marketing Operation Regional (MOR) I Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) masih menaksir kerugian kebakaran SPBU Simpang Jam. “Kerugian masih ditaksir, belum dihitung,” kata Area Manager Communication and Relations Pertamina Sumbagut, Fitri Erika kepada Serambi, Kamis (10/8).

Pertamina, ujarnya, juga telah menurunkan tim meneliti penyebab kebakaran SPBU Simpang Jam. Tim yang diturunkan, yakni tim internal Pertamina dari fungsi Health Safety Security Environment (HSSE) untuk melihat dan menginvestigasi penyebab kebakaran. “Tim HSSE itu dari TBBM Krueng Raya dan Tim HSSE dari Kantor MOR I Medan,” kata Fitri Erika.

Menurutnya, selain kerugian SPBU yang tidak dapat beroperasi juga ada dua pompa dispenser yang terbakar, dan dua kanopi.

Seperti diberitakan SPBU Simpang Jam, Banda Aceh, Rabu (9/8) sekitar pukul 19.45 WIB terbakar hebat. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran SPBU milik Muslim Johan, warga Gampong Ateuk Jawo, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh yang diwariskan kepada Mahfud itu.

Namun, peristiwa itu menyebabkan tiga dari empat unit pompa pengisian minyak serta atap SPBU itu hangus dilalap si jago merah.(mir/una) (uri/omario/alah/RF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id