Aceh Anti-Hoak Dideklarasi | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Aceh Anti-Hoak Dideklarasi

Aceh Anti-Hoak Dideklarasi
Foto Aceh Anti-Hoak Dideklarasi

BANDA ACEH – Lintas komunitas di Aceh sepakat membangun gerakan Aceh anti-hoax. Deklarasi gerakan ini dilakukan, Kamis (10/8) kemarin di Hotel Mekkah usai acara literasi media cegah paham radikalisme dan terorisme di masyarakat.

Komunitas Anti Hoax ini mengawali semangat membangun gerakan literasi di Aceh dan terbentuknya masyarakat dengan informasi yang sehat. Komunitas tersebut diwacanakan terus bergandeng bersama memerangi info hoax yang menyesatkan warga.

Sebanyak 80 peserta dari beragam komunitas terdiri atas mahasiswa, dosen, dan wartawan hadir dalam acara literasi media. Peserta mendapat penerangan terkait informasi media yang sehat dan info hoax yang mengganggu ketentraman masyarakat.

Literasi media kemarin diisi oleh Ketua Dewan Pers Republik Indonesia, Yosep Stanley Adiprastyo dan Kasubbid PID Humas Polda Aceh, AKBP Drs Sulaiman Ys. Pada sesi akhir literasi media tersebut, Willy Pramudya dari Majelis Etik Aliansi Jurnalis Independen (AJI) memandu sejumlah komunitas menyampaikan visi dan rencana gerakan anti hoax.

Masing-masing kelompok peserta literasi terlihat semangat memaparkan program kerja terkait gerakan masyarakat antihoax. Peserta juga mendapat pengetahuan dari Aska Asfari Silmi, salah satu anggota tim pengembang Geevv. Situs pencarian buatan yang dikembangkan mahasiswa Indonesia.

Pada pembukaan literasi ini, Prof M Hasbi Amiruddin dari FKPT mengajak masyarakat Aceh menjaga bahasa dan tidak memprovokasi orang lain. “Masyarakat dapat menyampaikan kabar-kabar politik dan agama dengan bahasa yang santun, tak menimbulkan keresahan dan radikal di masyarakat,” kata Amiruddin.

Menurutnya, radikalisme telah banyak menyebabkan kerusakan-kerusakan di muka bumi, terutama kerusakan jiwa manusia. “Apalagi itu mengatasnamakan agama yang sebenarnya dilabelkan sendiri oleh teroris, tidak ada kaitan dengan Islam,” katanya. Literasi media cegah dan tangkal paham radikalisme di masyarakat dilaksanakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKP) Aceh. (ari) (uri/gie/iyadie/OR)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id