Jalan Teupah Selatan tak Tuntas | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Jalan Teupah Selatan tak Tuntas

Jalan Teupah Selatan tak Tuntas
Foto Jalan Teupah Selatan tak Tuntas

* Dewan Kecewa kepada Rekanan

SINABANG – Pembangunan ruas jalan dari Anaou menuju Labuan, Teupah Selatan, Kabupaten Simeulue, tidak tuntas dikerjakan rekanan proyek hingga batas waktu yang telah diberikan. Akibatnya, dana belasan miliar anggaran 2016 untuk pembangunan jalan tersebut tidak terserap sepenuhnya dan harus dikembalikan ke pusat.

Anggota DPRK Simeulue Taufik kepada Serambi kemarin menyatakan kecewa dengan tidak tuntasnya pembangunan jalan yang sudah ditunggu lama masyarakat di wilayah itu. Selaku wakil rakyat dari kawasan itu, pihaknya kerap menerima keluhan masyarakat setempat soal jalan yang belum tuntas tersebut. Saat ini jalan yang belum siap itu selalu berdebu dan terdapat lubang pada badan jalan yang bisa membahayakan para pengguna jalan.

Apalagi, sesuai hasil laporan yang diterima DPRK Simeulue, bahwa sesuai hasil perhitungan pihak terkait diketahui terdapat kelebihan pembayaran kepada rekanan. Dimana, antara volume pekerjaan di lapangan dengan anggaran yang sudah ditarik tahap pertama tidak seimbang. “Masyarakat Teupah Selatan sangat kecewa karena jalan itu sudah sangat lama ditunggu. Setiap ada acara yang saya hadir selalu itu yang dibahas, kenapa jalan tidak siap-siap.

Padahal, anggarannya sudah dianggarkan,” katanya. Untuk diketahui, bahwa jalan tersebut merupakan jalan akses masyarakat untuk pulang pergi ke kota Kabupaten karena menghubungkan lintas Sinabang-Teupah Selatan.

Jalan tersebut juga merupakan pembangunan jalan lanjutan dari sebelumnya. Taufik menjelaskan, kalau terbukti ada kelebihan bayar sesuai laporan yang ia terima maka diwajibkan bagi rekanan untuk mengembalikannya ke kas negara. “Karena kalau tidak dikembalikan maka tidak bisa dianggarkan untuk pembangunan selanjutnya sebelum selesai persoalannya. Ini sudah ada contoh beberapa pekerjaan yang tidak siap dan sampai saat ini belum bisa dilanjutkan pembangunannya,” ujar Taufik.

Aanggota DPRK Simeulue Taufik juga menegaskan ke depan persoalan ini tidak terjadi lagi di Pulau Simeulue karena bisa menghambat pembangunan di daerah. Selain itu ia juga menyatakan untuk rekanan yang mengerjakan proyek besar supaya bertanggung jawab dan betul-betul siap saat di lapangan. “Anggaran sudah tersedia tapi tidak sanggup menyelesaikan. Lain cerita kalau anggarannya tidak ada,” kata Taufik, anggota dewan dari PDIP Simeulue.(sm) (uri/omario/alah/RF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id