Pidie Larang Penambangan Emas | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pidie Larang Penambangan Emas

Pidie Larang Penambangan Emas
Foto Pidie Larang Penambangan Emas

SIGLI – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Pidie mengeluarkan seruan dilarang melakukan penambangan emas khususnya di wilayah Geumpang. Karena selain illegal, juga mempertimbangkan banyaknya nyawa yang sudah melayang sebab penambangan itu dilakukan tanpa prosedur keselamatan kerja, serta berdampak merusak lingkungan gunung-hutan di Geumpang.

Tindak lanjut dari seruan bersama ini, para pemilik modal baik individu maupun badan usaha yang tidak memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP), dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK), diminta segera menarik para pekerjanya dari lokasi penambangan dalam waktu satu bulan sejak hari ini.

Seruan itu diteken langsung Bupati Pidie Roni Ahmad/Abusyik, bersama Ketua DPRK Pidie Muhammad AR, Kapolres Pidie AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar, dan unsur muspida, Kamis (10/8).

Kebijakan Pemkab Pidie di bawah kepemimpinan Abusyik –panggilan akrab Bupati Pidie itu– dinilai sebagai terobosan yang cukup berani, mengingat sebagian besar pemilik modal penambangan emas di Geumpang ini adalah para mantan kombatan GAM. Sehingga Pemkab Pidie di masa bupati sebelumnya sangat kewalahan menertibkan penambangan ilegal tersebut, meski hampir setiap tahun ada saja pekerja yang tewas di lubang tambang.

Padahal penertiban penambangan emas ilegal ini memiliki landasan hukum yang jelas. Yakni Undang–Undang nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara, Undang–Undang nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta Undang–undang nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Kerusakan Hutan.

Untuk menjamin berjalannya kebijakan ini sesuai yang diharapkan, pemerintah pun mengoptimalkan sosialisasi ke masyarakat, dengan menempelkan seruan ini di sejumlah tempat-tempat umum, seperti di dinding-dinding toko di pusat pasar, meunasah, hingga kedai kopi, khususnya di wilayah kecamatan Geumpang oleh pihak kepolisian setempat, Kamis (10/8).

Pelibatan anggota polisi yang dipimpin langsung oleh KBO Sat Reskrim Polres Pidie, Ipda Iskandar Selian dalam sosialisasi ini, juga untuk menegaskan bahwa jika penambangan ilegal itu masih juga dilakukan, maka aparat hukum akan langsung mengambil alih dengan memproses hukum siapa saja yang melanggar seruan ini.(aya) (uri/wi/ovi/ovianti/DNN)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id