Pabrik Semen Baru Kapan Berproduksi? | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pabrik Semen Baru Kapan Berproduksi?

Pabrik Semen Baru Kapan Berproduksi?
Foto Pabrik Semen Baru Kapan Berproduksi?

Semen yang menjadi kebutuhan utama pekerjaan konstruksi, dalam beberapa hari terakhir menjadi barang langka di pasaran dalam wilayah Aceh. Kondisi ini secara langsung sangat mengganggu pelaksanaan proyek pemerintah bersumber dana APBN, APBA, APBK, bahkan proyek-proyek dari dana gampong yang sangat banyak.

Kalangan kontraktor besar mengatakan krisis semen bukan sesuatu yang terlalu mengejutkan. Sebab, ‘penyakit’ seperti ini selalu kambuh ketika memasuki tahapan pelaksanaan proyek. “Ini sudah rutin terjadi,” kata seorang kontraktor di Banda Aceh yang sudah merasakan kelangkaan semen sejak akhir Juli lalu.

Distributor sempat dituduh sebagai pihak yang “bermain” di balik kelangkaan semen. Namun, pejabat Pemasaran Semen Andalas mengakui suplai Semen Andalas ke toko-toko bangunan dan lokasi proyek fisik di Banda Aceh dan Aceh Besar maupun ke daerah lainnya di Aceh dalam beberapa hari ini memang tidak lancar. Ini karena ada gangguan teknis di pabrik. Dalam kondisi normal, katanya, semen yang dikeluarkan bisa mencapai 2.000 ton/hari. Akibat ada gangguan elektrikal, pengantongan semen dikabarkan tak mencapai separuhnya.

Kelangkaan Semen Andalas itu tak mampu ditutupi oleh Semen Padang dan merek-merek lainnya yang beredar di Aceh. Makanya, kini banyak konsumen, khususnya para pelaksana proyek fisik berkontrak, sangat ketar-ketir.

Wakil Ketua DPRA, H Sulaiman Abda MSi dalam nada tinggi mengingatkan pihak-pihak bertanggung jawab supaya jangan membiarkan kelangkaan semen ini sampai mengganggu roda pembangunan dan ekonomi daerah. Menurut Sulaiman, permintaan semen terus meningkat sampai Desember 2017 karena banyak proyek fisik yang membutuhkan semen, termasuk di Banda Aceh ada pembangunan proyek jalan layang Simpang Surabaya.

Karenanya, Dinas Perindag Aceh dan Biro Pembangunan Setda Aceh diminta segera turun ke lapangan mencarikan solusi secepatnya termasuk memastikan apa yang terjadi pada pabrik Semen Andalas di Lhoknga.

Solusi lain untuk masalah itu adalah adanya kesepakatan kuat dari semua pihak untuk memberi dukungan penuh bagi percepatan pembangunan pabrik semen baru di kawasan Laweueng, Pidie. Dua tahun lalu, rencana pembangunan Pabrik Semen Indonesia itu sudah kuat dan konkret. Akan tetapi, tiba-tiba time line yang sudah dibuat itu seperti buyar, sehingga pembangunan fisik pabrik semen itu seperti mangkrak.

Kemudiannya, kita ketahui kendalanya karena ada beberapa persoalan dengan masyarakat dan dengan pemerintah kabupaten. Oleh sebab itu, bersama pemerintahan baru di Provinsi Aceh dan di Kabupaten Pidie, kita berharap persoalan yang menjadi kendala pembangunan Pabrik Semen Indonesia itu bisa terselesaikan.

Bukan hanya demi mencegah kelangkaan semen di Aceh, tapi juga sekaligus untuk menunjukkan kepada pihak luar bahwa Aceh daerah yang ramah menerima investasi sekaligus aman. (uri/aradhia/ayanti/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id