Penyakit Kambuh Ketika Musim Proyek Tiba | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Penyakit Kambuh Ketika Musim Proyek Tiba

Penyakit Kambuh Ketika Musim Proyek Tiba
Foto Penyakit Kambuh Ketika Musim Proyek Tiba

KRISIS semen bukan sesuatu yang terlalu mengejutkan bagi kalangan kontraktor jasa konstruksi maupun developer, karena ‘penyakit’ seperti ini selalu kambuh ketika memasuki tahapan pelaksanaan proyek. “Ini sudah rutin terjadi,” kata Mirza, seorang kontraktor di Banda Aceh yang sudah merasakan kelangkaan semen sejak akhir Juli lalu.

Ternyata kelangkaan semen terus berlanjut hingga saat ini. Berdasarkan penelusuran Serambi, Rabu (9/8), stok semen di sebagian besar toko bahan bangunan di Banda Aceh dan beberapa daerah lainnya sudah habis total. Kalau pun ada, harganya mulai bergerak naik.

Seorang pedagang bahan bangunan di Calang, Aceh Jaya menduga kelangkaan semen akibat adanya permainan dari distributor dan pabrik semen. Dugaan serupa juga disuarakan oleh kalangan kontraktor dan developer. “Dalam kondisi begini seharusnya semua harus bertanggung jawab, mulai pemerintah, pabrik sampai distributor. Jika dibiarkan, masyarakat juga yang merasakan imbasnya,” begitu kata seorang pemerhati proyek konstruksi di Aceh menanggapi kelangkaan semen setiap kali memasuki tahapan pelaksanaan proyek.

Wakil Ketua DPRA, H Sulaiman Abda MSi mengatakan, kelangkaan semen tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Sebab, kata Sulaiman, permintaan semen terus meningkat sampai Desember 2017 karena banyak proyek fisik yang membutuhkan semen, termasuk di Banda Aceh ada pembangunan proyek play over Simpang Surabaya.

Imbas akibat kelangkaan proyek, kata Sulaiman tidak hanya untuk proyek fisik yang bersumber dari dana APBN, APBA, dan APBK tetapi juga proyek-proyek fisik pedesaan yang bersumber dari dana bantuan desa bisa terancam.

Sulaiman Abda berharap Dinas Perindag Aceh dan Biro Pembangunan Setda Aceh segera turun ke lapangan mencarikan solusi secepatnya termasuk memastikan apa yang terjadi di pabrik Semen Andalas di Lhoknga.

“Yang lebih penting lagi, dalam kondisi begini, jangan ada pihak yang bermain untuk menaikkan harga eceran semen. Polda Aceh dan Polres di kabupaten/kota perlu turun ke lapangan untuk mencegahnya,” demikian Sulaiman Abda.(nas/her) (uri/evo/stuti/RA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id