Ini Alasan Langka Versi Bagian Pemasaran | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Ini Alasan Langka Versi Bagian Pemasaran

Ini Alasan Langka Versi Bagian Pemasaran
Foto Ini Alasan Langka Versi Bagian Pemasaran

INFORMASI yang diperoleh Serambi dari Bagian Pemasaran Semen Andalas, Herman menyebutkan, suplai Semen Andalas ke toko-toko bangunan dan lokasi proyek fisik di Banda Aceh dan Aceh Besar maupun ke daerah lainnya di Aceh dalam minggu ini diakuinya tidak lancar atau tersendat-sendat. Penyebabnya, kata Herman karena ada gangguan di bagian elektrikal mesin pada silo box.

Stok semen curah yang telah diolah di silo pabrik, lanjut Herman cukup banyak, mencapai puluhan ribu ton. Karena di bagian silo box ada gangguan elektrikal, menyebabkan turunnya tidak lancar ke bagian mesin paking.

Dalam kondisi normal, katanya, semen yang dikeluarkan bisa mencapai 2.000 ton/hari. Akibat ada gangguan elektrikal, pengantongan semennya jadi terganggu.

Pihak manajemen dan teknisi PT Lafarge Cement Indonesia (LCI) dari luar negeri dan Jakarta, kata Herman, juga sudah turun untuk melihat gangguan elektrikal tersebut. “Tim teknisi terus berupaya memperbaiki gangguan elektrikal tersebut,” kata Herman kepada Serambi, Rabu (9/8) siang.

Bagian Pemasaran Semen Padang di Banda Aceh, Trisno yang dimintai penjelasannya mengatakan, stok semen di silo Krueng Raya masih banyak, sekitar 5.000 ton lagi dan di Krueng Geukueh sebanyak 4.000 ton. Dari dua silo itu, setiap harinya dikeluarkan sekitar 1.200 ton. Tapi, kata Trisno, karena permintaan semen melonjak pada bulan ini, termasuk dari kalangan kontraktor, semen yang dipasok langsung habis dikirim ke lokasi proyek.

Pendistribusian semen kepada distributor, menurut Trisno, masih normal. Di Banda Aceh ada empat distributor, setiap distributor diberikan 10-15 truk per hari dengan muatan truk antara 250-750 zak. “Ke mana saja dikirim distributor, itu sudah menjadi kewenangan mereka, kita tidak bisa ikut campur,” ujar Trisno.(her) (uri/atih/artanto/RH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id