“Saya Kembali untuk Membangun Bireuen” | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

“Saya Kembali untuk Membangun Bireuen”

“Saya Kembali untuk Membangun Bireuen”
Foto “Saya Kembali untuk Membangun Bireuen”

DR H Muzakkar A Gani SH MSi tidak asing lagi bagi masyarakat Bireuen apalagi bagi PNS di Bireuen. Sebabnya, pria kelahiran Krueng Doe, 7 Desember 1959 ini lalu lama berkiprah di Bireuen sejak Hamdani Raden sebagai Bupati pertama sampai Drs Nurdin Abdul Rahman menjadi bupati, kemudian pindah ke Banda Aceh.

Muzakkar diangkat sebagai PNS pada tahun 1985 dengan bertugas pertama di Kantor Camat Mutiara, Pidie. Kemudian, ia pindah ke Aceh Utara tahun 1989 ke Kantor Camat Blang Mangat, dan tahun 1999 mulai berkiprah di Bireuen. Selama di Bireuen, berbagai jabatan dalam birokrasi pemerintahan telah dipegang olehnya.

Beberapa jabatan penting yang pernah dijabat antara lain Asisten Administrasi Umum Pemkab Bireuen pada Mei 2004, kemudian Kadisperindagkop Bireuen 2005, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kependudukan, dan Catatan Sipil Bireuen, dan berbagai jabatan lainnya, serta pernah diangkat sebagai Pejabat (Pj) Sekdakab Bireuen dan Plt Bupati Bireuen pada tahun 2012.

Sedangkan di tingkat Provinsi Aceh, Dr H Muzakkar A Gani dipercayakan oleh Gubernur Aceh, Zaini Abdullah sebagai Asisten Administrasi Umum tahun 2012 dan Asisten Pemerintahan Setda Aceh November 2015. Kemudian, ia pamit untuk mencalonkan diri sebagai wakil bupati Bireuen mendampingi H Saifannur SSos.

Selain memegang berbagai jabatan penting, ia juga telah mengikuti berbagai pendidikan dan pelatihan (Diklat), antara lain Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan yaitu Diklat Spama, Diklat Spamen. Selain itu, Pendidikan dan Pelatihan Fungsional yaitu Diklat Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional Medis dan Para Medis, Diklat Analis Kebutuhan Diklat, Kursus Manajemen Proyek 2 kali, dan Kursus Pembinaan Arsip Daerah. Pendidikan dan Pelatihan Teknis juga diikutinya antara lain Orientasi Profesionalisme Kediklatan, Pelatihan Kewidyaiswara Tk I/TOT Widyaiswara, Latihan Managemen of Modern and Startegis Training, serta berbagai kursus lainnya.

Kemudian di lingkungan kampus, Muzakkar juga pernah menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Almuslim dan Dekan Fisipol kampus tersebut. Begitu juga di bidang organisasi, ia pernah berkiprah di berbagai organisasi mulai dari olahraga, pendidikan, dan lainnya.

Muzakkar kepada Serambi mengatakan, menjadi orang nomor dua di Bireuen bukanlah cita-citanya sejak kecil atau remaja, bahkan saat menjabat berbagai jabatan baik di Bireuen maupun di tingkat Provinsi Aceh. “Saya hanya bercita-cita menjadi seoran camat,” ujarnya. Keterpanggilan menjadi orang nomor dua karena kebulatan niatnya ingin membantu bupati dalam rangka membangun Bireuen menjadi lebih baik, maju, dan berkembang. “Saya kembali ke Bireuen untuk membangun Bireuen,” ungkapnya.

Langkah awal membangun Bireuen harus dimulai dari dedikasi dan integritas pemimpin. “Karena itu, harmonisasi kedua pemimpin akan menjadi tekad kami berdua untuk tetap terpelihara sampai akhir jabatan,” tegasnya. Disebutkan Muzakkar, pengalaman saat ia pernah memangku berbagai jabatan memungkinkan dirinya bersama-sama Pak Haji Saifannur untuk memimpin Bireuen lima tahun ke depan. Kesamaan visi dan misi antara Pak Haji Saifan dengan dirinya membuat dia berani meninggalkan jabatan karier di tingkat Provinsi Aceh untuk ‘pulang’ membangun Bireuen.

Membangun Bireuen juga harus didukung dengan semangat kerja keras, jujur, dan ikhlas, serta selalu menghargai orang lain. Karena itu, Muzakkar di akhir pembicaraan menyebutkan dengan sebuah rangkaian kata bijak yaitu, “esungguhnya tiada jalan yang bertaburan bunga dalam meraih cita-cita. Sukses adalah perpaduan antara doa dan kerja keras, serta sukses akan mengiringi bagi mereka yang berhati manis dan bersifat mulia”.(ADV)

Biodata
– Nama: Dr H Muzakkar A Gani SH MSi
– Tanggal Lahir: Krueng Doe, 7 Desember 1959
– Alamat: Kampong Baro, Kota Juang, Bireuen
– Pendidikan Terakhir: S3 pada Program Doktor Bidang Ilmu Sosial Pada Pascasarjana Universitas Medeka, Malang Tahun 2014
– Jabatan Terakhir: Asisten Pemerintahan Setda Aceh (Eselon IIa) sejak November 2015
– Istri: Nurjannah Ali SE MM
– Anak: Haris Rinaldya (lulusan Universitas Indonesia), Najani Suhaily (mahasiswa STPDN Jatinangor Bandung), dan Putri Safira Ulfa (siswi kelas V SD Fatih Bilingual Scool Darussalam, Banda Aceh) (uri/ngbert/atoel/EL)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id