1.631 Proyek Otsus belum Dilelang | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

1.631 Proyek Otsus belum Dilelang

Foto 1.631 Proyek Otsus belum Dilelang

* Delapan Daerah belum Sama Sekali

BANDA ACEH – Dari 2.020 proyek dana atonomi khusus (Otsus) di kabupaten/kota di Aceh yang nilainya Rp 1,94 triliun, baru 389 paket (19 persen) di antaranya sudah dilelang Pemkab/Pemko di Aceh. Sedangkan 1.631 paket lagi (81 persen) belum dilelang hingga Jumat (18/3).

Demikian data diungkapkan sumber Serambi sesuai hasil rekap Tim Percepatan dan Pengendalian Kegiatan (P2K) APBA Setda Aceh. Bahkan, menurut sumber itu, delapan kabupaten/kota di Aceh belum melelang sama sekali proyek itu.

Bupati Aceh Timur, Hasballah HM Thaib yang dikonfirmasi Serambi karena kabupaten itu termasuk salah satu dari delapan daerah di Aceh yang belum melelang proyek ini sama sekali, mengatakan pihaknya akan segera mengumumkan di LPSE terhadap dokumen yang sudah lengkap mulai hari ini, Senin (21/3).

Menurut bupati, pihaknya selama ini belum melelang karena menunggu pelelangan yang akan dilakukan Pemerintah Aceh, Rabu (16/3).

Asisten III Setda Aceh, Syahrul Badruddin yang dimintai tanggapannya mengatakan keterlambatan melelang proyek awal mula penyebab bakal banyak proyek tak selesai tepat waktu karena waktu kerjanya tak cukup.

Menurutnya, Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah, dalam rapat evaluasi pelaksanaan APBA dua pekan lalu, berharap 620 paket proyek APBA 2016 yang dilelang, 16 Maret 2016, bisa teken kontrak, 25 April 2016.

“Kebijakan ini hendaknya diikuti kabupaten/kota agar semua proyek otsus provinsi maupun kabupaten/kota harus bisa diselesaikan tepat waktu, sebelum berakhir tahun anggaran 2016 pada Desember nanti,” kata Syahrul mengutip pesan Gubernur.

Syahrul menegaskan pemkab/pemko tak perlu khawatir terhadap penyaluran dana otsusnya karena sudah dianggarkan tahun ini Rp 2,595 triliun dan akan disalur ke kabupaten/kota sesuai kuota masing-masing.

Syahrul menambahkan pihak Dinas Pendapatan dan Kekayaan Aceh (DPKA) akan segera mengusul pencairan dana otsus itu kepada Menkeu via Mendagri. “Setelah nantinya Pemerintah Aceh menerima dana itu, baru ditransfer ke kabupaten/kota,” ujarnya. Hal sama disampaikan Wakil Ketua I DPRA, Drs H Sulaiman Abda MSi. (her) (uri/ilati/sra/MU)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id