Kadis Simpan Blangko E-KTP di Rumah | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Kadis Simpan Blangko E-KTP di Rumah

Kadis Simpan Blangko E-KTP di Rumah
Foto Kadis Simpan Blangko E-KTP di Rumah

* Pelayanan Terhambat

SINGKIL – Pencetakan kartu tanda penduduk (KTP) elektronik sudah sepekan ini tak bisa dilakukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Aceh Singkil. Penyebabnya cukup unik. Bukan disebabkan blangko kosong, melainkan blangko KTP tersebut disimpan di rumah Syasfin, Kepala Disdukcapil Aceh Singkil.

Situasi jadi runyam karena sang kadis sedang berada di luar daerah, sehingga puluhan warga yang hendak bikin KTP pulang dengan kecewa. Padahal, mereka sudah mengantre berjam-jam untuk mengikuti proses perekaman. Tapi sayang, ketika hendak dicetak blangko tak ada.”Yang mau buat KTP elektronik kecewa, katanya tidak ada blangko. Setelah dicek ternyata blangko di rumah kadis. Tapi kadisnya tidak ada,” kata Agustizar warga Gunung Meriah yang hendak mengurus KTP, Senin (7/8).

Kabid Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Aceh Singkil, Samla, membenarkan bahwa proses cetak KTP elektronik sudah sepekan tidak bisa dilakukan karena blangko tak ada di dinas. Dalam sehari rata-rata ada 20 orang yang hendak mencetak KTP elektronik, setelah sebelumnya menggunakan surat keterangan sementara (suket) untuk kentingan agar bisa menggunakan hak pilihnya saat Pilkada. “Sudah seminggu tak bisa cetak, hari ini saja ada 20 orang yang mau buat gagal,” ujarnya.

Terkait blangko KTP elektronik yang disimpan di rumah seorang kadis itu, Samla menyatakan, dirinya hanya bisa menjelaskan bahwa posisi blangko tidak ada di kantor, sehingga KTP tak bisa dicetak.

Ia pun menelpon stafnya untuk memastikan blangko tidak ada di kantor. “Sudah dengar sendiri blangko tidak di tangan petugas,” kata Samla saat menelpon stafnya menanyakan keberadaan blangko KTP elektronik.

Di ujung telepon, orang yang ditelpon Samla, menyatakan bahwa blangko KTP berada di rumah kadis. Hanya saja tidak bisa diambil lantaran yang bersangkutan sedang berada di luar daerah.

Sementara itu, Kadisdukcapil Aceh Singkil, Syasfin, sekitar pukul 21.40 WIB berhasil dikonfirmasi Serambi melalui sambungan telepon seluler. Setelah upaya tersebut tidak berhasil dilakukan sepanjang siang kemarin, termasuk dengan mendatangi kantor dinasnya di kawasan Pulau Sarok, Singkil.

Kepada Serambi, Syasfin mengakui jika blangko KTP elektronik disimpan di rumahnya. Menurutnya, hal itu dilakukan guna mencegah penyalahgunaan blangko. Sebab setiap lembar blangko KTP harus ia pertanggungjawabkan kepada Kementerin Dalam Negeri. “Saya simpan di rumah untuk mencegah kebocoran,” ujar Syasfin.

Ketika ditanya mengapa sudah sepekan pembuatan e-KTP tak bisa dicetak, Kadisdukcapil berkilah bahwa sepengetahuannya blangko masih tersedia di stafnya. “Masih ada itu psfs staf saya walau sedikit, kuncinya pun dia yang pegang,” ujarnya.

Syasfin juga menceritakan pencetakan KTP elektronik dalam beberapa hari terakhir sempat tak bisa dilakukan sebab data dalam server terlalu penuh. “Sudah berhasil diperbaiki, sehingga pencetakan KTP sudah bisa dilakukan dalam waktu dekat,” demikian Syasfin. (de) (uri/anni/addad/BH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id