Diserang dengan Pisau, Pam PLN Keluarkan Pistol | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Diserang dengan Pisau, Pam PLN Keluarkan Pistol

Diserang dengan Pisau, Pam PLN Keluarkan Pistol
Foto Diserang dengan Pisau, Pam PLN Keluarkan Pistol

SUKA MAKMUE – Masyarakat Nagan Raya sejak dua hari terakhir dihebohkan video berdurasi 35 detik yang diunggah ke Facebook yang memperlihatkan seorang petugas keamanan (Pam PLN) berseragam safari mengeluarkan senjata api jenis pistol saat mendampingi tim penagihan rekening listrik di sebuah rumah.

Penelusuran Serambi, video tersebut merupakan rekaman kejadian di kawasan Desa Alue Kambuk, Kecamatan Suka Makmue, Nagan Raya, Jumat (4/8) sekitar 12.00 WIB.

Manager PT PLN Area Meulaboh, Redi Zusanto melalui Kepala PLN Rayon Jeuram, Nagan Raya, Triyono, yang menghubungi Serambi, Senin (7/8) sore menjelaskan kronologis kejadian yang sebenarnya terkait adanya seorang petugas mengeluarkan pistol saat petugas PLN sedang menagih tunggakan listrik. “Kejadian (di video tersebut) perlu kita luruskan sehingga tidak menimbulkan salah persepsi di masyarakat,” kata Triyono.

Menurutnya, aparat keamanan yang mendampingi petugas PLN pada Jumat (4/8) lalu mengeluarkan pistol karena ketika dilakukan penagihan rekening listrik, salah satu keluarga pemilik rumah menyerang petugas penagihan menggunakan sebilah pisau.

“Guna menghindari hal-hal yang tak diinginkan, aparat keamanan yang mendampingi mengeluarkan pistol karena posisi petugas sudah terancam nyawanya,” kata Triyono.

Akibat tindakan yang dilakukan oleh salah satu anggota keluarga dari pemilik rumah, menyebabkan petugas PLN trauma lantaran pelaku lebih dulu menyerang petugas dengan senjata tajam.

“Mereka (pelanggan) sudah menunggak listrik selama enam bulan, harusnya sesuai aturan, tiga bulan menunggak memang sambungan listrik wajib diputuskan. Ini tidak, malah petugas kita yang diserang pakai senjata tajam,” katanya.

Dijelaskannya, persoalan kesalahpahaman ini sudah diselesaikan dan pihaknya berharap ke depan masyarakat tidak melakukan tindakan yang merugikan PLN serta diri sendiri, dengan menyerang petugas ketika akan menagih tunggakan listrik yang sudah berbulan-bulan tak dibayar.(edi) (uri/ngbert/atoel/EL)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id