Kuala Gabi Dangkal | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Kuala Gabi Dangkal

Kuala Gabi Dangkal
Foto Kuala Gabi Dangkal

* Boat Barang dan Nelayan Sulit Melintas

SINGKIL – Kuala Gabi, di Desa Pulau Sarok, Singkil, Aceh Singkil yang menjadi pintu keluar masuk kapal nelayan mengalami pendangakalan serius. Akibatnya kapal nelayan serta boat angkutan barang Singkil-Pulau Banyak dan sebaliknya tidak bisa melintas bahkan kerap kandas.

Padahal Kuala Gabi merupakan satu-satunya pintu keluar masuk boat nelayan dan barang menuju dermaga tradisional Jembatan Tinggi Pulau Sarok. Boat hanya bisa melintas ketika air pasang. Ketika air surut terpaksa harus menunggu berjam-jam. Akibatnya banyak boat tujuan Pulau Banyak, gagal berangkat manakala air pasang cuaca di laut sudah tak bersahabat atau keburu malam.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh Singkil Edi Hartono kemarin membenarkan Kuala Gabi, mengalami pendangkalan, sehingga menyulitkan boat nelayan melintas. Mengatasi hal tersebut, Edi mengaku sudah menggelar rapat dengan Sekda untuk segera mencari solusi berupa pengerukan endapan.

Pengerukan rencananya dilakukan setelah perubahan APBK Aceh Singkil 2017. Sebab dananya tidak tertampung dalam APBK induk. Ia mengimbau kapal yang melintas agar memperhatikan tanda-tanda alam. Jangan melintas ketika air sedang surut. “Melintas saat pasang. Mengenai estimasi biaya pengerukan sedang dihitung Dinas PU, mungkin diperubahan bisa dilakukan pengerukan,” kata Edi Hartono.

Menurut Edi, pendangkalan Kuala Gabi, tidak berpengaruh terhadap pelabuhan kargo maupun terminal pelabuhan crude palm oil (CPO). Sebab kapal barang yang bersandar di pelabuhan kargo tidak melintas Kuala Gabi. “Begitu juga dengan pelabuhan CPO, bila dioperasikan kelak kapal tanker tidak merapat ke pelabuhan. Tapi menggunakan pipa nisasi,” jelasnya.

Pendangkalan Kuala Gabi terjadi sejak dua tahun terakhir akibat endapan air sungai. Berdasarkan amatan delta sungai telah membentuk daratan sekitar lima hektare. Mulut kuala tempat ke luar masuk boat nelayan sudah tertutup. Boat yang melintas harus merapat ke dekat dermaga kargo. Sebelum muncul wacana pemindahan dermaga nelayan tradisional Jembatan Tinggi Pulau Sarok, ke dermaga Anak Laut di Singkil Utara.

Sebab dermaga Jembatan Tinggi Pulau Sarok, kerap menimbulkan kesemberawutan karena berada di dekat jembatan jalan dua jalur. Kemudian boat juga sulit melintas akibat pendangakalan di Kula Gabi. Alasan lain dekat dengan kawasan tersebut terdapat dermaga feri, dermaga kargo serta akan dibuka pelabuhan terminal CPO. Sayangnya usulan tersebut mendapat penolakan dengan alasan jauh dari tempat membeli bahan bakar.(de) (uri/wi/ovi/ovianti/DNN)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id