Kebaikan Sesama | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Kebaikan Sesama

Kebaikan Sesama
Foto Kebaikan Sesama

Oleh Jarjani Usman

“Ada seseorang yang melakukan perjalanan jauh dalam keadaan kumal dan berdebu. Dia memanjatkan kedua tangannya ke langit seraya berkata, ‘Ya Rabbku, Ya Rabbku,’ padahal makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan perutnya kenyang dari sesuatu yang haram, maka (jika begitu keadaannya) bagaimana doanya akan dikabulkan” (HR. Muslim).

Kita kadangkala lupa bahwa ketika Allah memerintahkan untuk berkurban, itu sebenarnya untuk kebaikan hamba-hambaNya juga. Dengan kata lain, qurban adalah media untuk membuat hamba-hambanya saling peduli satu sama lain. Buktinya daging kurban adalah untuk dibagi-bagi kepada sesama manusia, terutama orang-orang yang harus diperhatikan. Tak ada sedikitpun diambil oleh Allah, walaupun menyediakan pahala berlimpah untuk-hamba yang ikhlas berkurban karena mengharapkan cinta Allah. Singkatnya, perilaku yang baik dengan sesama dan keikhlasan membantu ingin dibina dan ditingkatkan melalui ibadah kurban.

Namun mengapa ada juga di antara kita belum memiliki perilaku seperti itu walau sudah berkurban berkali-kali? Belum terbentuk rasa kasih sayang atau kepedulian terhadap sesama. Belum mau memikirkan jalan keluar saat mendapati saudara-saudara sedang membutuhkan pertolongan. Juga tak mau peduli tentang lingkungan dengan membuang sampah sembarangan, walaupun tahu bahwa alam yang buruk berdampak buruk terhadap kehidupan orang lain dan generasi yang akan datang. Kalau masih demikian, itu bisa jadi kurban kita belum diterima Allah.

Karena itu, perlu diperiksa kembali kehalalan harta yang kita peroleh setiap hari. Jangan-jangan harta diperoleh dari hasil menganiaya orang lain, memperberat beban urusan orang lain, atau bahkan mengorupsi harta hak-hak orang banyak walaupun sudah dianggap benar melalui aturan-aturan yang disahkan. Bagaimanakah Allah harus menerima kurban dari harta demikian, sedangkan Allah berjanji hanya akan menerima yang baik-baik? (uri/ngbert/atoel/EL)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id