Beri Insentif Siapa pun yang Serahkan Senjata | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Beri Insentif Siapa pun yang Serahkan Senjata

Beri Insentif Siapa pun yang Serahkan Senjata
Foto Beri Insentif Siapa pun yang Serahkan Senjata

Petani Temukan AK-47 di Semak-semak. Itulah, antara lain, judul berita di halaman 1 Harian Serambi Indonesia, Minggu kemarin.

Dalam berita ini dikisahkan seorang petani dari Desa Antong, Kecamatan Panton Reu, Aceh Barat, bernama Abdul Malek (39), menemukan sepucuk senjata api (senpi) jenis AK-47 di semak-semak dalam kawasan kebunnya di desa itu, Jumat (4/8).

Abdul Malek sedang membersihkan kebunnya saat menemukan senpi tersebut. Berbalut dengan selembar kain putih. Namun, magasinnya dalam keadaan tidak berpeluru alias kosong.

Yang menarik dari kisah ini selanjutnya adalah senpi yang masih aktif tersebut diserahkan Abdul Malek kepada polisi untuk proses lebih lanjut.

Mengapresiasi temuan itu, Kapolres Aceh Barat, AKPB Teguh Priyambodo Nugroho SIK menggelar konferensi pers untuk memberi tahu hal itu kepada para wartawan dan fotografer. Petani yang menemukan senjata itu pun dihadirkan ke depan para insan pers.

Sepintas, ini hal yang biasa, mengingat lumayan sering warga menemukan senpi di tempat-tempat tertentu di Aceh. Rata-rata senpi tersebut diduga, dan ada juga yang langsung diklaim, sebagai senpi sisa konflik Aceh.

Tapi di balik hal yang terasa sudah rutin itu, tindakan Abdul Malek adalah sebuah keteladanan. Semua kita patut mengapresiasinya. Bahkan sudah sepantasnya pihak kepolisian memberikan insentif atau uang perangsang kepadanya sebagai rasa terima kasih.

Sebagai petani biasa, Abdul Maleh sangat mungkin tidak mengharapkan pamrih seperti itu. Tapi karena ketulusannya menyerahkan senpi yang ia dapatkan itu kepada polisi, maka wajar kepadanya diberikan apresiasi. Salah satunya dengan memberinya insentif atau bonus.

Jika nantinya ada lagi warga yang menemukan senpi sisa konflik, maka dia akan lebih terdorong untuk menyerahkannya kepada pihak berwajib daripada menyimpan atau memanfaatkannya untuk berbuat kejahatan.

Di sisi lain, menyampaikan imbauan kepada warga sipil mana pun yang masih menyimpan senpi atau menemukannya di ruang publik agar segera menyerahkannya kepada aparat keamanan, itu tetap perlu dilakukan. Dengan harapan, semakin banyak senpi ilegal atau senpi yang berada di tangan orang yang tidak berhak terkumpul. Ini tentunya akan berkorelasi dengan berkurangnya angka kriminilitas yang pelakunya menggunakan senpi.

Tapi begitupun, sudah saatnya menempuh cara kedua dalam menghimpun senpi-senpi sisa konflik yang tak tahu rimbanya, yakni dengan menyediakan insentif atau uang perangsang kepada pihak yang mau menyerahkan senpi tersebut, tanpa paksaan. Semoga lebih berhasil guna. (uri/anni/addad/BH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id