Prof Farid: Coba Raba, Apa Masih Ada Gantungan Dalam Celana Itu | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Prof Farid: Coba Raba, Apa Masih Ada Gantungan Dalam Celana Itu

Prof Farid: Coba Raba, Apa Masih Ada Gantungan Dalam Celana Itu
Foto Prof Farid: Coba Raba, Apa Masih Ada Gantungan Dalam Celana Itu

URI.co.id, BANDA ACEH – Bukan Farid Wajdi Ibrahim namanya, jika tidak ngomong lantang di atas mimbar, berteriak seperti marah-marah.

Juga bukan Farid Wajdi namanya, jika tidak menyampaikan ceramah atau orasinya dengan penuh jenaka, yang bisa memantik tawa para pendengarnya.

Ya, Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Farid Wajdi Ibrahim, memang sosok penceramah yang berbeda dengan kebanyakan penceramah lainnya.

Baca: Warga Hadiri Tabligh Akbar untuk Palestina di MRB

Baca: Orasi Kecam Yahudi, Rektor UIN Berteriak Luapkan Amarah di Masjid Raya

Bahasa Indonesianya yang khas, dan suara yang meledak-ledak, membuat orang menanti ceramahnya.

Minggu (6/8/2017) bertempat di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Farid diberi kesempatan untuk berorasi tentang Palestina, dalam tabligh akbar zikir dan doa bersama untuk Palestina.

Kegiatan itu turut dihadiri ribuan warga Banda Aceh, Aceh Besar dan sekitarnya.

Seperti biasa, Farid membakar semangat para hadirin yang hadir. Dalam kesempatan itu ia mengutuk keras tindakah yahudi terhadap Palestina selama ini.

Baca: 60 Organisasi Islam Aceh Ramaikan Tablig Peduli Palestina

Rektor UIN ini juga menyebutkan, bahwa orang Aceh dari dulu, adalah keturunan para pejuang dan mengalir darah syuhada di setiap tubuh orang Aceh.

Oleh karena itu, orang Aceh harus berada di garda utama untuk melawan dan mengutuk tindaka yahudi terhadap Palestina.

“Andai kita hidup bersama Malikussaleh, Sultan Iskanda Muda, Cut Nyak Dhien, Cut Mutia, pasti sekarang kita akan persiapkan kapal dan berangkat ke sana untuk merebut Palestina,” teriak Farid Wajdi, lantang.

Baca: Wali Kota Banda Aceh Sumbang Rp 10 Juta untuk Palestina

“Tapi, apa yang salah dengan kita hari ini, apakah darah para syuhada tidak adalagi dalam tubuh kita, kenapa kita tidak mencontoh nenek moyang kita itu. Coba raba, apa masih ada gantungan dalam celana itu,” teriak Farid.

Ujaran Farid itu disambut tawa para warga yang hadir.

Farid juga mengatakan, bahwa sekarang musuh orang Islam juga dari kalangan Islam sendiri.

“Anak pejabat yang beli produk yahudi, anak ulama yang beli makanan yahudi, mereka yang makan kenyang makanan yahudi, itulah musuh kita,” pungkas Farid Wajdi. (uri/atih/artanto/RH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id