Petani Temukan AK-47 di Semak-semak | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Petani Temukan AK-47 di Semak-semak

  • Reporter:
  • Minggu, Agustus 6, 2017
Petani Temukan AK-47 di Semak-semak
Foto Petani Temukan AK-47 di Semak-semak

MEULABOH – Abdul Malek (39), petani warga Desa Antong Kecamatan Panton Reu Aceh Barat, menemukan sepucuk senjata api (senpi) AK-47 di semak-semak perkebunan desa setempat, Jumat (4/8). Senpi yang masih aktif tersebut selanjutnya diserahkan ke polisi guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Ihwal penemuan senjata api ini disampaikan pimpinan Polres Aceh Barat dalam konferensi pers di Mapolres setempat, Sabtu (5/8). Selain dihadiri Kapolres Aceh Barat AKBP Teguh Priyambodo Nugroho SIK, Wakapolres Kompol Syafrinizal SAg, dan Kepala Pos Polisi Panton Reu Aiptu Hasanuddin, temu pers itu juga menghadirkan petani yang menemukan senjata tersebut, serta Keuchik Antong, warga Desa Antong, Tarmizi.

Kepada wartawan, Kapolres AKBP Teguh Priyambodo Nugroho mengatakan, senjata tersebut masih dalam penyelidikan pihaknya guna memastikan apakah sisa konflik atau terlibat dalam kasus kejahatan lainnya di Aceh Barat atau Aceh. “Sejauh ini kita belum ketahui siapa pemiliknya. Ini senjata ditemukan petani ketika sedang membersihkan kebun dan menyerahkan  ke polisi,” katanya.

Disebutkan, saat ditemukan, senjata tersebut terbalut dalam selembar kain putih. Namun, magazennya dalam kondisi kosong alias tidak berpeluru.

Kapolres juga menampik kemungkinan adanya kaitan senjata tersebut dengan Ansari, tersangka pembunuhan bersenjata api yang ditangkap tim Polda Aceh dan Polres Aceh Barat beberapa waktu lalu. “Tidak ada kaitan. (senjata) Ini ditemukan dan diserahkan oleh warga. Kalau kasus itu (Ansari) ditangkap karena kepemilikan senjata api dan terlibat pembunuhan,” jelas Kapolres Aceh Barat.

Terkait penanganan kasus Ansari, wartawan mengatakan kasus penangkapan terhadap Ansari terkait kepemilikan senjata api dan pembunuhan beberapa bulan lalu sejauh ini masih penanganan di Polda Aceh. Kasus itu masih didalami Polda Aceh. “Kasus itu ditangani Polda Aceh. Proses hukum di sana. Pelaku dijerat dengan kasus pembunuhan dan kepemilikan senjata api,” ungkap Teguh  Priyambodo Nugroho.

Diberitakan sebelumnya, Tim Gabungan Reskrimum Polda Aceh dan Satreskrim Polres Aceh Barat, meringkus Ansari (45), buronan kasus pembunuhan, di depan RSU Cut Nyak Dhien, Kota Meulaboh, Aceh Barat, Senin (22/5/2017) diniharfi,

Ansari yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) kepolisian diduga kuat terlibat sebagai pelaku utama pembunuh Muhammad, penduduk Desa Manggi, Kecamatan Panton Reu, Aceh Barat, awal 2011 lalu. Selang beberapa jam setelah meringkus Ansari, petugas menyita sepucuk senjata api jenis AK 56 beserta 50 butir peluru aktif, di rumahnya di kawasan Ujong Raja, Kecamatan Panton Reue, Aceh Barat.(riz) (uri/hon//JK)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id