301 Calon Bintara Aceh Lulus | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

301 Calon Bintara Aceh Lulus

301 Calon Bintara Aceh Lulus
Foto 301 Calon Bintara Aceh Lulus

* Diumumkan dalam Pantukhir

BANDA ACEH – Sebanyak 301 putra-puteri Aceh yang mengikuti seleksi penerimaan calon bintara polisi tugas umum (PTU) tahun 2017 di Polda Aceh dinyatakan lulus dan akan segera mengikuti pendidikan. Mereka dinyatakan lulus dalam sidang terbuka kelulusan akhir (pantukhir) di Mapolda Aceh, Sabtu (5/8).

Wakapolda Aceh, Brigjen Pol Bambang Soetjahyo usai sidang pantukhir, kemarin, mengatakan, total yang mengikuti seleksi tahun 2017 melalui penjaringan Polda Aceh sebanyak 378 orang, terdiri atas 355 pria dan 23 wanita. “Ini total yang ikut tes, kalau yang mendaftar ribuan dari seluruh Aceh,” katanya.

Dari 378 orang yang ikut tes, sebutnya, sebanyak 301 orang dinyatakan lulus sebagai calon bintara PTU, mereka terdiri atas 286 pria dan 15 orang wanita. “301 orang dinyatakan lulus terpilih, kemudian yang lulus tidak terpilih setelah perangkingan sebanyak 77 orang, terdiri atas 69 pria dan delapan orang wanita,” sebut Bambang.

Wakapolda menegaskan, bahwa seleksi anggota Polri yang dilakukan oleh Polda Aceh tahun ini berlangsung bersih, dengan menganut prinsip bersih, transparan, dan humanis (Betah). Artinya, seleksi penerimaan anggota Polri di Polda Aceh bebas dari nepotisme ataupun dugaan-dugaan lain yang berkembang di masyarakat selama ini. “Kita komitmen sejak awal bahwa harus melaksanakan seleksi dengan clean and clear, itu bukan sekedar slogan saja,” tegas Bambang.

Ia juga menyebutkan, bahwa dalam tahapan seleksi, tim dari Mabes Polri juga turun ke Aceh untuk melihat langsung proses tahapan seleksi. Dari pantauan tim Mabes Polri, kemudian disebutkan bahwa tim penerimaan anggota Polri di Aceh tahun 2017 berlangsung bersih. “Kita juga ada tim pengawas eksternal yang selalu mengawasi semua proses tahapan dari pertama sampai akhir, jadi semuanya transparan,” ujar Bambang.

Jika kemudian masyarakat merasa ada yang ganjal atau pun melihat langsung ada kecurangan dalam seleksi tahun 2017, maka dipersilakan untuk melapor hal itu ke panitia penjaringan Polda Aceh melalu Biro SDM. “Silakan komplain jika ada kecurangan, kami membuka peluang bagi siapa saja. Tapi, alhamdulillah sampai saat ini belum ada. Terima kasih kepada semua yang telah berpartisipasi, yang belum lulus jangan berkecil hati, dan yang lulus jangan terlalu membanggakan diri,” pungkas Wakapolda.

Ke-301 calon bintara PTU yang telah dinyatakan lulus tersebut, 286 polisi laki-laki akan diberangkatkan ke Sekolah Polisi Negara (SPN) Seulawah, Aceh Besar pada Minggu (6/8) hari ini, dan akan memulai pendidikan sejak Senin (7/8) besok. Sedangkan, 15 polisi wanita (polwan) akan mengikuti pendidikan di Jakarta.

Sementara itu, dalam penerimaan anggota Polri tahun 2017 kali ini, Polda Aceh juga mengirim sepuluh calon ke Mabes Polri untuk mengikuti seleksi Taruna Akpol. Dari sepuluh orang yang dikirim, delapan orang dinyatakan lulus terpilih, sedangkan dua orang lainnya lulus tidak terpilih.

“Dua orang yang tidak lulus ini sudah dipulangkan ke Aceh, satu dari Pidie, satu lagi dari Aceh Barat. Yang dari Pidie bersedia untuk ikut lagi dalam bintara PTU, sementara yang dari Aceh Barat menolaknya,” kata Wakapolda Aceh, Brigjen Pol Bambang Soetjahyo.

Selain itu, dalam seleksi tahun ini, Polda Aceh juga menjaring calon bintara Polri teknologi informatika (TI). Mereka yang lulus sebanyak lima orang dan akan mengikuti pendidikan di Jakarta.

Amatan Serambi, pengumuman kelulusan kemarin dilakukan dengan cara perankingan yang langsung bisa disaksikan oleh para calon polisi dalam sidang terbuka. Sidang tersebut dipimpin Wakapolda Aceh, Brigjen Pol Bambang Soetjahyo didampingi Irwasda Kombes Pol Darmawan S dan tim pengawas eksternal.

Saat perankingan, para calon siswa atau calon polisi ini tampak sangat deg-degan. Mereka menanti apakah nama dan nomor tes lulus atau tidak. “Sekarang kita bacakan ranking menurut kabupaten/kota. Yang kami sebutkan lulus tidak terpilih, mohon untuk segera meninggalkan ruangan ini,” kata petugas Biro SDM melalui pengeras suara.

Saat itu, ruangan tampak gaduh. “Tolong diam, suaranya tolong dijaga,” imbau petugas. Para calon siswa yang lulus tidak terpilih langsung meninggalkan ruangan, sebagian mereka ada yang menangis, menitikkan air mata saat keluar ruangan. Sementara yang dinyatakan lulus, berteriak bahagia saat mendengar perankingan.(dan) (uri/inaldy/eryance/RG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id