Tim Satpol PP Dikeroyok | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Tim Satpol PP Dikeroyok

Foto Tim Satpol PP Dikeroyok

BANDA ACEH – Sebanyak tujuh personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banda Aceh dikeroyok hingga babak belur bahkan ada yang pingsan oleh sekelompok orang yang belum teridentifikasi, Jumat (18/3) malam sekitar pukul 23.00 WIB di Jalan Diponegoro, Banda Aceh.

Berbagai isu merebak paska insiden itu, termasuk isu yang menyebut-nyebut ada seorang oknum anggota Polri dari kelompok penyerang. Terhadap isu adanya seorang oknum anggota Polda Aceh yang terlihat dalam kelompok penyerang, hingga tadi malam masih sebatas kesaksian yang belum bisa dipastikan. Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol T Saladin yang dihubungi Serambi untuk dimintai konfirmasi belum berhasil, termasuk ketika dihubungi melalui ponselnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Serambi, insiden itu terjadi di depan sebuah percetakan di Jalan Diponegoro, Banda Aceh. Sebanyak 20-an orang tak dikenal–layaknya geng motor–menyerang tim Satpol PP Kota Banda Aceh yang berjumlah tujuh orang.

Kasatpol PP dan WH Banda Aceh, Yusnardi SSTP MSi yang ditanyai Serambi, Sabtu (19/3) mengatakan, insiden itu terjadi saat anggotanya akan bergerak dengan mobil patroli seusai memantau pedagang pakaian di kawasan pusat kota tersebut. Namun saat beberapa petugas sudah naik ke bangku belakang mobil, si sopir tidak bisa membuka pintu depan karena terhalang sebuah sepeda motor yang diparkir berdekatan.

“Lalu petugas yang hendak menyopiri mobil menggeser sepeda motor supaya dia bisa masuk. Tiba-tiba seorang pria datang dan memarahi petugas dan terjadilah cekcok,” ujar Yusnardi.

Selanjutnya, kata dia, saat terjadi perselisihan, tiba-tiba puluhan orang tak dikenal yang mengenakan pakaian seperti geng motor mengepung mobil patroli Satpol PP.

Dia menambahkan, sejumlah orang tak dikenal itu langsung mengeroyok petugas Satpol PP. “Petugas kami diserang, dipukuli hingga babak belur. Petugas berusaha melawan namun jumlah mereka begitu banyak,” katanya.

Saat keadaan semakin kritis, tiba-tiba muncul regu Satpol PP lainnya dan kelompok penyerang berpakaian preman itu pun kabur. “Dua orang petugas kami terluka parah, bahkan salah satunya pingsan. Sedangkan lima petugas lainnya dalam regu pertama mengalami memar di sekujur badan,” jelasnya. Kedua petugas yang terluka parah itu dibawa ke RS Kesdam IM Banda Aceh.

Menurut Yusnardi berdasarkan keterangan korban pemukulan, seorang petugas mengenal salah seorang dari gerombolan itu sebagai anggota Polda Aceh.

Berkembang dugaan, aksi pengeroyokan itu adalah buntut dari insiden antara seorang anggota Polda Aceh dengan dan personel Satpol PP/WH Provinsi Aceh di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banda Aceh, Jumat (18/3) siang, sebelum shalat Jumat.

“Pada Jumat siang itu memang ada terjadi cekcok di RSJ. Namun saya tidak mau berandai-andai karena belum tahu apa motif penyerangan ini. Kami serahkan kasus ini sepenuhnya ditangani pihak yang berwajib,” kata Yusnardi. “Kami sudah laporkan kasus ini ke Polresta Banda Aceh,” pungkasnya.(fit) (uri/inaldy/eryance/RG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id