Pembagian Dana Baitul Asyi Diminta Tetap di Arab | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pembagian Dana Baitul Asyi Diminta Tetap di Arab

Pembagian Dana Baitul Asyi Diminta Tetap di Arab
Foto Pembagian Dana Baitul Asyi Diminta Tetap di Arab

BANDA ACEH – Rencana Pemerintah Aceh membagikan dana kompensasi pemondokan Baitul Asyi untuk jamaah haji Aceh sepulang dari Arab Saudi ternyata tidak diterima jamaah calon haji (JCH). Mereka meminta agar pemberian uang Baitul Asyi tetap dilakukan di Arab Saudi, seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Ada jamaah mengadu ke kita agar wacana itu tidak dilakukan. Bagi jamaah menengah ke bawah uang itu sangat penting karena mereka membawa uang pas-pasan. Jadi sangat besar harapan mereka agar uang itu diberikan di awal menjalankan ibadah haji,” kata Ketua Fraksi Gerindra-PKS di DPRA, Abdurrahman Ahmad kepada Serambi, Jumat (4/8).

Abdurrahman menyampaikan bahwa keluhan tersebut diadukan oleh beberapa jamaah kepadanya agar disampaikan kepada pihak berwenang. Selama ini, katanya, para jamaah tidak tahu harus menyampaikan kemana aspirasi itu. “Jika uang itu diberikan ketika sudah pulang, rasanya tidak ada makna lagi bagi mereka,” ujarnya.

Manfaat pembagian uang Baitul Asyi di Arab Saudi, kata Abdurrahman, para jamaah haji bisa menggunakannya untuk membelikan keperluannya saat menjalankan ibadah haji, salah satunya membelikan makanan yang bergizi. Sehingga dengan asupan yang cukup mereka lebih nyaman dan kuat saat beribadah haji.

Apalagi, tambahnya, kebanyakan jamaah haji dari Aceh, masyarakat ekonomi menengah ke bawah. “Kita dari fraksi Gerindra-PKS di DPRA mendorong Kementerian Agama supaya wacana itu dipertimbangakan kembali. Kita minta uang itu diberikan di awal menjalankan ibadah,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, tahun ini Pemerintah Aceh mewacanakan pembagian dana kompensasi pemondokan Baitul Asyi untuk jamaah haji Aceh dibagikan ketika jamaah haji Aceh sudah tiba kembali ke Tanah Air. Hal itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Aceh, Drs M Daud Pakeh, dalam konferensi pers persiapan keberangkatan jamaah calon haji (JCH) Aceh yang berlangsung di Aula Arafah Asrama Haji Banda Aceh, Selasa (1/8).

“Uang Baitul Asyi sudah diberikan ke jamaah haji Aceh sejak 2006. Setiap tahunnya diberikan di Arab Saudi sebesar 1.200 riyal. Tahun ini kita belum bisa sebutkan angkanya berapa, karena Arab Saudi sedang meminta data jamaah kita. Ketika uang itu diserahkan ke jamaah haji Aceh di Arab Saudi, maka uang itu beredar di Arab Saudi karena dibelanjakan untuk membeli oleh-oleh,” kata Daud Pakeh.

Menurutnya, jamaah tanpa sadar membelanjakan uang tersebut membeli berbagai barang untuk dibawa pulang ke Tanah Air, sehingga terkendala dengan penerbangan yang membatasi jumlah barang bawaan. Akibatnya, barang-barang tersebut akan tertinggal dan sia-sia. (mas) (uri/leny/andraini/GC)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id