Peminat Tanaman Hias Meningkat, Ini Jadi Primadona | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Peminat Tanaman Hias Meningkat, Ini Jadi Primadona

Peminat Tanaman Hias Meningkat, Ini Jadi Primadona
Foto Peminat Tanaman Hias Meningkat, Ini Jadi Primadona

URI.co.id, BANDA ACEH – Tanaman Hias saat ini cukup diminati untuk memperindah perkarangan rumah.

Permintaan tanaman hias yang paling banyak di cari pada hari raya Idul Fitri tahun ini dan begitu juga dengan tahun 2016 sebelumnya.

Tanaman hias yang menjadi primadona di sepanjang tahun 2017 ini adalah Rumpun Khalifah khususnya yang berwarna hijau dan juga kuning, Miana, dan Mawar .

Harganya berkisar berharga dari mulai Rp.3.000 hingga Rp 50.000 per polibetnya.

Baca: Peminat Tanaman Hias Meningkat di Pidie

Sedangkan pohon yang paling banyak peminatnya dari tahun 2016 sampai 2017 adalah jambu madu yang dijual seharga Rp.15.000 hingga Rp 1.500.000 per batang.

Sepanjang tahun 2017 ini permintaan yang banyak datang ke salah satu penjual tanaman hias di Banda Aceh La Garden adalah untuk pembuatan taman.

Pembangunan rumah yang semakin banyak membuat permintaan untuk menghias ataupun pembuatan taman meningkat.

“Selama saya analisa di Sumatra minat orang Aceh dalam menanam pohon dan juga bunga sangat tinggi dibanding dengan Sumatra Barat, Riau dan juga Pekanbaru,” kata Sampirlan, pemilik toko tanaman hias La Garden kepada URI.co.id, Rabu (2/8/2017).

Baca: Jangan Terpaku pada Tanaman Tertentu

Hampir di setiap rumah ada orang menamam jeruk purut, mangga dan juga kelapa.

“Memang kita lihat para Ibu rumah tangga itu suka menanam,” kata Sampirlan.

Tanaman Hias yang dijual pun dalam berbagai bentuk dimulai dari bentuk bibit yang dibuat dalam polibet dan ada juga tanaman yang sudah di buat di dalam pot.

Harga tanaman yang sudah ada di dalam pot dan ada juga bunga yang di polibet lalu di pisah dengan potnya.

Pot yang paling banyak diminati pelanggan adalah pot keramik yang di bandrol harga Rp.400.000 per set yang isinya 3 buah.

Baca: Ribuan Ha Tanaman Padi Kekeringan

Tanaman hias yang dijual disini, 60% produk sendiri dan 40% lagi dari luar kota dan mancanegara, seperti Medan, Jawa, Thailand, Eropa dan juga Arab.

Cuaca adalah faktor yang paling penting dalam pemelihaaan tanaman hias ini, jika terjadi hujan lebat maka tanaman yang mati akan mencapai 20% dan jika panas kematian tumbuhan mencapai 5%.

“Kalau melihat dari karakter masyarakat kita tanaman yang akan menjadi tren pada tahun yang akan datang itu bersifat berbunga lalu warna bunga dan daun yang cerah menarik perhatian,” kata Sampirlan. (uri/homas/ebriani/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id