Pemkab Hibahkan 4 Mobil Mewah | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pemkab Hibahkan 4 Mobil Mewah

Pemkab Hibahkan 4 Mobil Mewah
Foto Pemkab Hibahkan 4 Mobil Mewah

* Ke Instansi Vertikal

BIREUEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menghibahkan empat unit mobil mewah untuk instansi vertikal di Bireuen. Mobil jenis Mitsubishi Pajero Sport Dakar Tahun 2017 itu diserahkan langsung Bupati Bireuen, H Ruslan M Daud ke pihak penerima di Pendapa, Rabu (2/8). Hadir saat penyerahan tersebut, Sekda Bireuen Ir Zulkifli SP, para asisten Setdakab Bireuen, serta sejumlah kepala SKPK.

Berdasarkan data yang diterima Serambi, keempat instansi vertikal yang mendapatkan hibah mobil operasional tersebut adalah, Kapolres Bireuen yang diterima AKBP Riza Yulianto SE SH, Dandim 0111/Bireuen diterima Letkol Arm Adekson, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Bireuen diterima Fauzi SH MH, dan Kepala Kejaksaan Negeri Bireuen yang diterima Mochammad Jefri SH MH. Usai menerima hibah, keempat pejabat vertikal itu langsung menyetir sendiri mobil tersebut meninggalkan pendapa.

Ruslan M Daud usai penyerahan mobil itu kepada wartawan mengatakan, hibah mobil kepada instansi vertikal ini atas dasar permohonan sebelumnya. Jadi, menurut Bupati, ada dasarnya dan tidak melanggar aturan. “Dan itu sudah kesepakatan bersama dan hasil pembahasan kedua belah pihak antara eksekutif dan legislatif untuk menganggarkannya dalam APBK Bireuen Tahun 2017,” ungkap Ruslan.

Untuk diketahui, Mitsubishi Pajero Sport Dakar Tahun 2017 dibandrol dengan harga Rp 500.852.000. Harga tersebut sesuai e-katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Jadi, total harga empat unit mobil itu adalah Rp 2 miliar lebih.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bireuen, Mochammad Jefry SH MH, sebagai salah satu instansi vertikal penerima bantuan hibah mobil operasional dari Pemkab Bireuen menegaskan, kalau ini bukan bantuan untuk pribadi. Namun, menurutnya, bantuan tersebut untuk kepentingan instansi dalam rangka untuk menunjang operasional instansi vertikal di daerah. “Yang tidak boleh, bantuan untuk pribadi. Dan, ini nanti kami laporkan ke Pusat. Dijadikan aset Pusat ini, bukan untuk pribadi kami,” terang Mochammad Jefry.

Dia menjelaskan, selagi instansi vertikal tidak ada anggaran untuk itu, boleh dibantu oleh pemerintah daerah. Khusus untuk Kejari Bireuen, papar dia, sekarang ini memang tidak ada anggaran untuk kebutuhan mobil operasional, sehingga terpaksa memakai mobil operasional keluaran tahun 2004. “Alhamdulillah, dengan ada bantuan ini, operasional kami sangat terbantu. Terus terang, saya sampai bawa mobil pribadi selama ini untuk operasional saya di Bireuen ini,” ungkapnya. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian Pemkab Bireuen,” ucapnya.(c38) (uri/inaldy/eryance/RG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id