Penutupan TMMD Meriah | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Penutupan TMMD Meriah

Penutupan TMMD Meriah
Foto Penutupan TMMD Meriah

* Diisi dengan Berbagai Aksi Kesenian

BLANGKEJEREN – Penutupan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-99 yang dipusatkan di Desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues (Galus) berlangsung meriah. Sejumlah aksi kesenian berhasil menghipnotis para undangan dan juga masyarakat di lapangan bola kaki Sangir, belakang RSUD Blangkejeren, Rabu (2/8).

Kegiatan TNI bersama rakyat itu ditutup oleh Staf Ahli Bidang Ideologi dan Politik Kodam IM, Kolonel Inf Lilik Sutikno. Turut dihadiri Bupati Ibnu Hasim bersama unsur Muspida Plus, para kepala SKPK, undangan dan ribuan warga dari 11 desa yang masuk dalam Kecamatan Dabun Gelang.

Atraksi pertama diperlihatkan oleh pelajar MTsN Blangkejeren dengan marching band. Para pelajar ini yang telah berhias diri dibalik baju seragam kebesaran marching band membawakan sejumlah musik kebangsaan dan juga yang populer di tengah-tengah masyarakat secara bergantian, sehingga mendapat sambutan meriah dari para undangan.

Kesenian berikutnya, tarian tradisional, Tari Bines yang dimainkan oleh perempuan berbaju khas kerawang Gayo. Mereka berhasil menunjukkan kemampuannya dalam mengayunkan tangan dan badan sambil mengikuti irama dan alunan lagu-lagu Gayo tentang pembangunan yang dilakukan TNI dan dakwah.

Kesenian Gayo Lues satu ini yang diawali dengan gerakan perlahan-lahan, kemudian menjadi cepat dan akhirnya berhenti secara serentak juga mendapat sambutan luar biasa dari para pejabat dan masyarakat. Atraksi berikutnya juga tak kalah menarik, sebanyak 800 penari Saman meliuk-liukkan badan dan kepala dengan serentak.

Para penari Saman dari 11 desa yang telah berlatih bersama selama dua pekan lebih, berhasil memberi hiburan tersendiri kepada para undangan, termasuk dari Kodam IM. Tarian Saman kolosal 10.001 penari yang akan digelar pada 13 Agustus 2017 juga akan diikuti oleh mereka, karena setiap desa di Gayo Lues harus mengirim penari ke even tersebut.

Atraksi debus yang mampu menahan serangan senjata tajam juga membuat undangan tak berkedip mata saat beraksi di lapangan. Satu persatu benda tajam dihujamkan ke tubuh, tetapi tidak terluka atau berdarah juga menjadi bagian dari hiburan TMMD.

Kuda Lumping yang menutupi kegiatan kesenian juga tak kalah menariknya, karena berbagai atraksi juga dilakukan oleh pemainnya. Selain kesenian, penutupan TMMD juga dibarengi dengan kegiatan sosial yakni pengobatan gratis, donor darah dan bazaar.

Sedangkan Kolonel Inf Lilik Sutikno dalam sambutannya menegaskan kebersamaan TNI dengan rakyat harus terus ditumbuhkan, agar tidak mudah terprovokasi. Dia juga mengharapkan masyarakat agar tetap membudaya semangat gotong-royong dan memelihara fasilitas yang telah dibangun TNI bersama masyarakat.

Disebutkan, kebersamaan TNI dan rakyat dalam pembangunan akan memberi manfaat kepada masyarakat secara langsung, seperti dalam program TMMD ini. Dia juga meminta para Dansatgas TMMD untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap program yang telah selesai dikerjakan dan prajurit yang tergabung dalam Satgas untuk kembali ke tempat masing-masing.

Sementara itu, Dandim 0113/Galus Letkol Inf Muhammad Faizal Nasution mengatakan Satgas TMMD ke-99 telah menyerahkan hasil kegiatan selama satu bulan lebih kepada Bupati Ibnu Hasim. “Seluruh program TMMD yang telah dilaksanakan TNI bersama rakyat telah diserahkan ke Bupati Ibnu Hasim,” jelasnya.

Dia menjelaskan kegiatan TMMD 2017 yang dipusatkan di Desa Badak, Dabun Gelang telah rampung dikerjakan seratus persen. Dsebutkan, program utama TMMD berupaya pembukaan jalan sepanjang 6,5 km dari Uwer-uwer ke Genting telah selesai dikerjakan. Begitu juga dengan 1 unit jembatan dengan panjang 12 meter, gorong-gorong enam titik, Poskamling, rehab meunasah, lapangan voli, MCK umum dan 4 jamban warga.

Dikatakan, kegiatan sosial dan penyuluhan juga telah berhasil dilaksanakan, seperti sosialiasi bahaya narkoba, pengajian anak-anak, shalat berjamaah, penyuluhan pertanian, menyambangi sekolah dan sejumlah kegiatan lainnya. Di antaranya bantuan alat pengeras suara, sajadah gulung, surat Yasin dan lainnya untuk Imam Masjid Desa Badak.(c40) (uri/atih/artanto/RH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id