Mawardi Dukung PORA 2018 | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Mawardi Dukung PORA 2018

Mawardi Dukung PORA 2018
Foto Mawardi Dukung PORA 2018

BANDA ACEH – Teka-teki mengenai nasib Pekan Olahraga Aceh (PORA) 2018 di Aceh Besar mulai mendapatkan titik terang. Bupati Mawardi Ali secara tegas menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan even empat tahunan tersebut.

Dukungan itu diungkapkan Bupati Aceh Besar saat menerima audiensi pengurus KONI setempat di Hotel Hijrah Lambaro, Senin (31/7) malam.

Hadir dalam pertemuan tersebut Sekdakab Iskandar MSi, Kadisparpora Sulaimi MSi, Wakil Ketua KONI Aceh, Musa Bintang, serta para Wakil Ketua KONI Aceh Besar, T Novizal Aiyub, Zainal Abidin, Muhibbuddin Ibrahim dan Muzakkir.

Pada pertemuan dipimpin Ketua Umum Panitia Penyelenggara (PP PORA), Iskandar, Bupati Mawardi Ali memberikan apresiasi kepada KONI Aceh Besar yang telah bekerja keras melakukan pembinaan atlet menuju PORA tahun depan. “Alhamdulillah, mari kita bangun olahraga bersama dengan melibatkan semua komponen masyarakat olahraga di Aceh Besar,” kata mantan Ketua Umum Pengprov PSTI Aceh.

Menurut Mawardi Ali, agenda besar Aceh Besar sebagai tuan rumah PORA 2018 tentunya menjadi tanggungjawab semua elemen masyarakat. Hal itu, tentunya ada dua hal yang menjadi sangat penting untuk tugas bersama yaitu sukses penyelenggara dan sukses prestasi. “Untuk itu, semua pihak harus memiliki tekad menjadikan Aceh Besar sebagai juara umum, dan juga sukses sebagai tuan rumah,” katanya.

Pada kesempatan itu, Mawardi secara terbuka menegaskan, pihaknya segera tancap gas dalam melakukan persiapan terutama pembangunan sejumlah venue untuk cabang olahraga. Sehingga, dalam waktu dekat ini, dirinya berjanji kalau proses persiapan berbagai venue akan segera dibuat, karena kita ketahui waktu pelaksanaan PORA tidak lama lagi.

“Pemerintah mendukung sepenuhnya pelaksanaan PORA di Aceh Besar tahun depan. Sebagai bukti dari keseriusan itu, pihaknya sudah memilih agar pesta empat tahunan Propinsi Aceh akan dipusatkan di Kota Jantho, dan kecamatan. Kita ingin, setelah PORA selesai, akan ada bangunan yang bisa dimanfaatkan di ibukota Aceh Besar,” tegas Mawardi.

Di sisi lain, Mawardi meminta KONI dan Dispora Aceh Besar supaya terus melakukan kordinasi dengan Pemerintah Aceh. Hal ini karena waktu pelaksanaanya sudah sangat mendesak. Apalagi, pihaknya ingin agar Pemerintah Aceh memberikan perhatian serius terutama bangunan venue sejumlah cabang olahraga.

Kecuali soal sarana PORA, bupati juga mengingat pengurus KONI Aceh Besar segera mempersiapkan atlet dengan matang. Adalah mulai dari rekrutmen, tes fisik, Pelatda, dan uji coba baik di Propinsi Aceh maupun ke luar daerah. Hal ini perlu menjadi perhatian mengingat tuan rumah memiliki misi menjadi tuan rumah dalam multi event itu.

“Mari kita canangkan, Aceh Besar sukses sebagai tuan rumah serta juara umum PORA,” tutup politisi PAN ini.

Sementara Ketua Umum KONI Aceh Besar yang diwakili Sekum Yusran Asnawi mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan jajaran Pemkab yang telah menerima pengurus KONI.

Dijelaskannya, program kerja KONI 2017 yang sudah dilaksanakan yakni melakukan rapat anggota, pembinaan cabor berupa Musorkab/ pengukuhan pengurus cabor sebanyak 14 Pengkab.

Selain itu, KONI mendukung penataran wasit sejumlah cabor ke tingkat propinsi seperti sepakbola, taekwando, FORKI, Muaythai, PBVSI dan penataran pelatih nasional untuk Perbakin, dan PBVSI,

“Kita juga mengirim atlet untuk mengikuti Kejurda, Kejurnas dan bantuan untuk 29 cabor dalam bentuk peralatan dan selekda,” kata Sekum KONI.

Yusran juga menjelaskan rencana Pelatda tiga tahap termasuk tes kemampuan fisik dasar bekerjasama dengan Prodi Penjasorkes FKIP Unsyiah. Dengan tahapan ini pihaknya optimis tuan rumah memiliki kesempatan menjadi juara umum. “Program kerja 2018, KONI akan fokus pada Pelatda, dan try-out atlet PORA,” demikian Yusran.

Tokoh olahraga Aceh Besar, Ir Musa Bintang mengingatkan kepada KONI setempat agar memprioritaskan cabang berprestasi, pelatih berkualitas, dan Pelatda plus try-out. Karena, tanpa program yang tersusun, akan sulit bagi kontingen tuan rumah mewujudkan ambisi sebagai juara umum. Maka perlu kerja keras mulai pengurus KONI, Pengcab, pelatih, dan atlet.(ran) (uri/inaldy/eryance/RG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id