Tiga Waduk Besar belum Berfungsi | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Tiga Waduk Besar belum Berfungsi

Tiga Waduk Besar belum Berfungsi
Foto Tiga Waduk Besar belum Berfungsi

SIGLI- Anggota DPD RI Ghazali Abbas Adan mengatakan, saat ini ada tiga waduk besar yang belum berfungsi di Pidie, yaitu waduk Rajui Padang Tiji, Waduk Ruko, dan Waduk Tiro.

“Kita telah mempelajari penyebab tiga waduk besar yang kini belum berfungsi. Dan Pemkab Pidie harus menyelesaikannya supaya waduk itu cepat berfungsi mengairi air ke sawah,” kata Senator asal Aceh Ghazali Abbas Adan kepada wartawan di Meuligoe Bupati Pidie, Selasa (1/8).

Dia menyebutkan, Waduk Rajui Padang Tiji belum berfungsi karena belum selesainya pembangunan saluran pembagi air ke sawah petani di Padang Tiji, Batee, dan Muara Tiga (Laweung).

Adapun Waduk Ruko dan Tiro, kata Ghazali, adanya kendala pada pembebasan lahan milik warga yang terkena pembangunan dua waduk tersebut. Sebagian lahan di lokasi dua waduk itu telah dibebaskan. Sementara pemerintah pusat telah memberikan lampu hijau untuk kelanjutan pembangunan dua waduk itu.

“Kami telah bertemu Presiden Jokowi untuk membahas masalah dua waduk tersebut. Bapak Presiden telah merekomendasi pembangunan dua waduk itu. Keduanya harus tuntas dikerjakan tahun 2018. Jika tidak siap, maka dana yang telah dianggarkan ke waduk itu akan ditarik ke Jakarta,” ujar Ghazali Abbas.

Menurutnya, kehadiran tiga waduk tersebut sangat penting terutama saat musim kemarau debit air di sungai menurun. Tiga waduk itu bisa membuat petani panen padi dua hingga tiga kali dalam setahun. Dikatakan, Pidie merupakan kawasan pertanian dengan areal sawah yang sangat luas. Untuk itu, semua pihak harus mendukung terwujudnya dua waduk tersebut.

“Kami dari DPD siap membantu pemerintah jika memang bertujuan untuk memakmurkan kehidupan masyarakat. Kita memperjuangkan anggaran di Jakarta bukan tujuan mencari proyek. Kami telah digaji oleh pemerintah,” pungkas Ghazali Abbas.

Bupati Pidie, Roni Ahmad atau Abusyik, kepada Serambi, Selasa (1/8) menjelaskan, untuk Waduk Rajui akan bisa digunakan petani pada tahun 2018. Saat ini sedang dilakukan pembangunan saluran skunder untuk pembagian air. “Saya tidak ingat lagi panjang saluran yang sedang dikerjakan itu. Kita telah minta kepada pihak yang menangani pembangunan saluran, agar saluran itu bisa digunakan tahun 2018,” jelas Abusyik.

Dikatakan, untuk pembebasan lahan yang terkena Waduk Tiro dan Ruko, Pemkab Pidie akan melakukan pendekatan dengan pemilik. Kehadiran dua waduk itu bukan untuk kepentingan kelompok, melainkan untuk kepentingan semua petani dalam meningkatkan hasil panen.

“Kami berharap masyarakat mendukung untuk pembangunan dua waduk tersebut. Sehingga petani tidak susah lagi memikirkan air untuk tanaman padi, terutama saat tidak turun hujan,” terang Abusyik.(naz) (uri/ilviana/ebriyani/SF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id