Minat Baca Masyarakat Aceh Harus Ditingkatkan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Minat Baca Masyarakat Aceh Harus Ditingkatkan

Minat Baca Masyarakat Aceh Harus Ditingkatkan
Foto Minat Baca Masyarakat Aceh Harus Ditingkatkan

BANDA ACEH – Ketua Komisi X DPR RI, Teuku Rifky Harsya mendukung upaya pengembangan dan pembangunan perpustakaan Aceh sehingga mampu meningkatkan minat baca di kalangan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat. Hal itu dikemukakan anggota Dewan asal Aceh itu ketika mengadakan pertemuan dengan jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Selasa (1/8) kemarin di Banda Aceh.

Teuku Rifky yang didampingi rekannya sesama Fraksi Demokrat DPR-RI, Muslim SH, kemarin diterima Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Zulkifli M Ali MPd dan para kepala bidang, kepala UPTD, dan sekretaris dinas.

Usai mengadakan pertemuan di Gedung Arsip Aceh, Teuku Rifky yang didampingi Dra Woro Titi Haryanti MA dari Perpustakaan Nasional RI langsung meninjau pelaksanaan pembangunan Gedung Perpustakaan Aceh yang terletak di kawasan Lamnyong, Banda Aceh.

Zulkifli M Ali mengatakan gedung yang pernah dihantam gempa berkekuatan 9,3 SR, 26 Desember 2005 lalu, sudah saatnya dibangun baru. Hal ini sesuai dengan komitmen Pemerintah Aceh untuk menjadikan masyarakat Aceh Carong. “Kita berharap dengan kehadiran gedung baru nantinya, minat baca masyarakat Aceh dan minat berkunjung ke perpustakaan semakin meningkat,” tegas mantan ketua PII Aceh.

Dikatakan, saat ini jumlah warga yang membaca dan meminjam buka di Perpustakaan Aceh mencapai 800 orang per hari.

Meski jumlah pengunjung sudah lumayan banyak, namun Teuku Rifky Harsya meminta agar jumlah tersebut bisa diperbanyak di masa-masa mendatang.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Perpustakaan Nasional, Dra Woro Titi Haryanti MA pada kesempatan itu menyebutkan di Aceh masih ada empat kabupaten/kota yang Badan atau Dinas Perpustakaan masih nempel di sekretariat Pemkab/Pemko. “Kita berharap Pemerintah Aceh bisa meningkatkan status perpustakaan di empat daerah tersebut, apa digabung dengan Dinas Arsip atau lainnya. Bukan ditempel di Sekretariat Pemda/Pemko,” kata pejabat Perpustakaan Nasional yang akrab disapa Bu Roro.

Dikatakan, empat kabupaten/kota yang pengelolaan dan penanganan Perpustakaannya masih menempel di Sekretariat Kabupaten/Kota, di antaranya Kota Sabang dan Aceh Tamiang.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Zulkifli M Ali didampingi Sekretaris Dinas, Saharwaldi, dan para kabid/ka UPTD di antaranya, Kabid Layanan Perpustakaan, Muhammad Zaini SSos, dan Kepala UPTD Pelayanan Perpustakaan dan Jasa Kearsipan Muhammadiyah.(sir) (uri/anni/addad/BH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id